Oksigen Bantuan dari Shopee Didistribusikan ke 16 RS di Solo

Dinas Kesehatan Kota Solo akan mendistribusikan oksigen dengan memprioritaskan RS rujukan Covid-19, yakni RSUD Bung Karno dan RSUD dr Moewardi.

 Petugas Bea Cukai Surakarta mengeluarkan 300 tabung oksigen bantuan Shopee Singapura untuk Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Petugas Bea Cukai Surakarta mengeluarkan 300 tabung oksigen bantuan Shopee Singapura untuk Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Bantuan 200 tabung oksigen seberat 14.175 kilogram (kg) dari holding company Shopee, SEA, di Singapura akan didistribusikan ke 16 rumah sakit di Kota Solo mulai Senin (19/7/2021).

Hibah yang ditujukan untuk Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo ini bakal dibagi menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah sakit. Bantuan oksigen ini mendarat melalui Bandara Adi Soemarmo pada Sabtu (17/7/2021).

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan pendistribusian oksigen dilakukan hari ini juga. Plot bantuan oksigen paling banyak ditempatkan di RSUD Bung Karno dan RSUD dr Moewardi.

Baca Juga: Tertahan 2 Hari, 200 Tabung Oksigen dari Singapura Akhirnya Dikeluarkan Bea Cukai Surakarta

“Kami mengutamakan RS rujukan Covid-19 terlebih dulu. Nantinya untuk RS swasta yang kekurangan, sistemnya pinjam pakai. Selama ini saling meminjam oksigen antar RS yang paling membutuhkan,” ujar dia, saat ditemui wartawan di Terminal Kargo Bandara Adi Soemarmo, Senin (19/7/2021).

Bu Ning menyebut hibah ini berarti jumlah tabung oksigen milik pemerintah daerah makin banyak. Dengan demikian, diharapkan nantinya bisa menyetok banyak oksigen untuk para pasien Covid-19 di rumah sakit.

Sebanyak 16 RS tersebut di antaranya RSUD Ngipang, RSUD Bung Karno, RS Jiwa Solo, RS Dr Oen Solo, dan RS Brayat Minulyo. Kemudian RSUD Dr Moewardi, RS Hermina, RS Panti Waluyo, RS Kasih Ibu, RS PKU Solo, dan RS DKT. Selanjutnya RS Kustati, RS PKU Sampangan Solo, RS JIH, RSUP, dan RS Tri Harsi.

Baca Juga: Bantuan Oksigen Dari Singapura Untuk Solo Belum Bisa Digunakan, Ternyata Ini Penyebabnya

“Berapa lama kebutuhan oksigen aman dengan bantuan ini, ya setelah habis harus diisi lagi. Yang penting keberlangsungan isi oksigen terjaga,” imbuh dia.

Hulu dan Hilir

Bicara mengenai kebutuhan oksigen, menurutnya ada dua hal yang mesti diperhatikan, yakni oksigen liquid dan tabung oksigennya. Pada situasi sekarang ini lonjakan kasus Covid-19 tinggi sehingga kebutuhan oksigen melonjak dan pasokannya terganggu. Terlebih Solo menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19.

“Di hilir kami kuatkan pasokan oksigennya, tetapi masyarakat yang ada di hulu wajib patuh pada protokol kesehatan Covid-19,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Solo, Aries Baroto, menjelaskan pengeluaran barang hibah terkait tabung oksigen sudah tercantum di Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.02/2021 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Barang untuk Penanganan Covid-19.

Baca Juga: Harus Berhemat, Anggota DPRD Solo Usul Anggaran Videotron dan Seragam Dicoret

“Berdasarkan peraturan tersebut, tabung oksigen masuk dalam kategori barang pembebasan Bea Masuk dan PDRI [Pajak Dalam Rangka Impor] dari pihak Bea Cukai sudah melakukan langkah yang proaktif dengan berkoordinasi dengan pihak terkait antara lain, Gapura, Angkasa Pura Logistic, serta dari Dinkes Pemkot Surakarta,” jelas dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

KSPI Karanganyar Tolak Bahas UMK 2022, Ini Alasannya

KSPI Karanganyar menilai PP No. 36/2021 tidak berpihak kepada pekerja.

SGS 2021 Tinggal 4 Hari Lagi, Buruan Tukar Poin Sebelum Ditutup!

Para pembeli pada ajang Solo Great Sale atau SGS diimbau segera menukar struk mereka dengan poin agar bisa mengikuti undian berhadiah rumah, mobil, dan lainnya.

Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menilai Karanganyar menjadi lokasi ideal di wilayah aglomerasi Soloraya untuk pengembangan pendidikan.

CFD Belum Dibuka, Alun-Alun Sukoharjo Ramai Pedagang pada Akhir Pekan

Kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo ramai pedagang saat akhir pekan padahal Pemkab belum mengizinkan CFD tiap Minggu pagi berlangsung.

BRI Panen Hadiah, 64.152 Nasabah Simpedes Berpeluang Raih Rp639 Juta

Sebagai wujud apresiasi, BRI Sragen menyediakan hadiah dengan nilai lebih dari setengah miliar rupiah bagi para nasabah Simpedes di Bumi Sukowati.

Jalur Pungkruk-Mungkung Sragen Ditinggikan 1 Meter

Pemkab Sragen menggandeng Polres Sragen melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan persimpangan Pungkruk karena jalan itu akan ditinggikan.

Peresmian Kantor Baru PAC PDIP Banjarsari Solo akan Dihadiri Megawati

Peresmian kantor baru PAC PDIP Banjarsari, Solo, pada Kamis (28/10/2021), rencananya dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Mahasiswa UNS Solo Beri Ultimatum: Bubarkan Menwa!

Ratusan mahasiswa UNS Solo memberi ultimatum kepada petinggi kampus untuk membubarkan Menwa karena dianggap tidak urgen dalam iklim akademik.

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sragen 83 Persen dari Target

Herd immunity di Sragen baru bisa tercapai bila 775.774 orang yang berumur di atas 12 tahun sudah divaksin.

Di Karanganyar akan Dibangun Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah akan membangun universitas di Karanganyar. Izin operasionalnya sudah turun.

Mantul, Penyandang Disabilitas di Klaten Belajar Bikin Pupuk Organik

Penyandang disabilitas di Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Klaten, berlatih membuat pupuk organik untuk mendukung ketahanan pangan di desa setempat di tengah pandemi Covid-19.

ODGJ Mengamuk, Kamar Singgah Dinsos Karanganyar Dirusak

Sebelum dibawa ke RSJD Solo, ODGJ itu mengamuk hingga merusak pintu kamar mandi di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar.

Menilik "Rekam Jejak" UMK Sragen, Melambung di 2020, Anjlok di 2021

Dalam periode lima tahun terakhir, UMK Sragen mengalami kenaikan naik paling tinggi secara nominal pada 2020, yakni Rp142.414.

Huh.. Hah.. Inilah 5 Kuliner Ekstra Pedas di Sragen yang Layak Dicoba

Lima kuliner ekstra pedas yang layak dicoba di Sragen.

Angkat Dirut, RS PKU Muhammadiyah Sragen Ukir Sejarah

Diangkatnya seorang direktur utama (dirut) untuk memimpin RS PKU Muhammadiyah Sragen merupakan sejarah baru bagi rumah sakit ini.

Diklat Menwa UNS Telan Korban Jiwa, Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Jika terbukti ada unsur kekerasan yang berujung meninggalnya Gilang seusai mengikuti Diklat Menwa UNS, polisi akan menggunakan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.