Ogah Merugi Tanam Cabai, Ini yang Dilakukan Warga Pracimantoro Wonogiri

Petani hortikultura di Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri memilih menanam tanaman berumur pendek ketimbang cabai karena berpotensi gagal panen saat ini.

 Kepala Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Sutrisno, menunjukkan tanaman semangka yang ditanam di sela-sela cabai di lahannya. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Sutrisno, menunjukkan tanaman semangka yang ditanam di sela-sela cabai di lahannya. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Solopos.com, WONOGIRI — Petani hortikultura di Desa Jimbar, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah memilih menanam tanaman berumur pendek ketimbang cabai karena berpotensi gagal panen saat ini.

Sejumlah tanaman berumur pendek yang ditanam warga Jimbar Wonogiri, seperti kacang panjang, timun, tomat, dan terong. Tanaman jenis itu hanya memerlukan waktu tanam 30-40 hari. Beda dengan cabai yang memerlukan waktu tiga hingga lima bulan untuk panen.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kepala Desa (Kades) Jimbar, Sutrisno, menyebut hanya delapan orang yang masih menanam cabai dari total 53 petani hortikultura di wilayahnya. Puluhan orang lainnya menanam jenis tanaman hortikultura lain.

“Saya sendiri sudah kecanduan [menanam] cabai. Dulu sebelum menjadi petani hortikultura, banyak warga fokus menanam palawija. Kemudian, saya coba mengubah mindset dari petani naluri ke nalar. Pada 2016 petani muda bergaya terbentuk. Fokus berganti menjadi hortikultura,” ujar Sutrisno saat dihubungi Solopos.com, Minggu (19/6/2022).

Namun cuaca tak menentu seperti sekarang, sambung dia, menyebabkan kondisi pertanian menurun. “Kondisi saat ini luar biasa. Curah hujan tinggi berpengaruh pada hama. Sampai akhirnya mempengaruhi harga pasar. Di satu sisi merugikan, tapi sisi lain menguntungkan. Info yang saya dapat, ini terjadi di hampir seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga : Cuaca Tak Menentu, Petani Cabai Kismantoro Wonogiri Gagal Panen

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan Pangan) Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, mengungkap gagal panen yang dialami petani merupakan imbas musim kemarau basah yang semakin parah tahun ini.

Artinya, katanya, meski musim kemarau tapi intensitas hujan belum menurun. Dampaknya, tanah lembab sehingga menyebabkan tanaman cabai sulit tumbuh dengan baik. Dampak lain adalah muncul hama/penyakit tanaman.

“Pada bidang pertanian, hujan yang turun sewaktu musim kemarau itu berdampak pada terganggunya proses tumbuh tanaman. Tak hanya cabai, tapi juga tomat dan bawang merah,” tutur Baroto kepada Solopos.com, Jumat (10/6/2022).

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Canggihnya 2 Kereta Api Cepat Rusia yang Ditawarkan Putin untuk IKN

+ PLUS Canggihnya 2 Kereta Api Cepat Rusia yang Ditawarkan Putin untuk IKN

Sapsan dan Allegro merupakan dua jenis kereta api cepat yang paling populer di Rusia. Presiden Vladimir Putin menawarkan Russian Railways ambil bagian dalam mendukung infrastruktur transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Berita Terkini

Pria Jombang Tertabrak Truk di Karanganyar: Mau Nunut Ngaji ke Wonogiri

Pemuda asal Kabupaten Jombang, R, 17, yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Solo-Sragen, tepatnya Desa Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Kamis (30/6/2022) hendak pergi ke Wonogiri.

68 Polisi di Sragen Mendadak Diguyur Air Tujuh Sumber, Ini Maksudnya

Puluhan polisi itu sengaja disiram air lantaran naik pangkat pada momentum Hari Bhayangkara ke-76 di Mapolres Sragen, Jumat (1/7/2022).

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan Sebut Guru Silatnya Orang Paling Berjasa

Remaja Wonogiri yang hilang diduga kabur setahun lalu menyebut sosok guru silatnya sebagai orang paling berjasa dalam hidupnya.

Guru Silat Remaja Wonogiri yang Hamil Mau Tanggung Jawab, Tapi...

Guru silat remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu disebut mau bertanggung jawab atas kehamilan anak didiknya, tapi kini malah membawa pengacara.

Remaja Wonogiri Hamil 5 Bulan, Ayahnya: Perut Kelihatan Buncit

Ayah remaja Wonogiri yang kini sedang hamil lima bulan setelah setahun hilang menyebut perut anaknya mulai membuncit.

Jembatan Mojo-Jurug B Solo Direhab, DPRD: Jangan Sampai Seperti Jonasan

Ketua Komisi III DPRD Solo YF Sukasno mengingatkan Pemkot agar mengantisipasi jangan sampai rehab proyek Jembatan Mojo dan Jembatan Jurug B justru merusak jembatan lain.

Listrik Dari PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Dibeli PLN, Segini Harganya

Listrik dari PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang rencananya beroperasi mulai Desember 2022 mendatang akan dibeli oleh PT PLN.

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.