Objek Wisata Boyolali Masih Tutup, yang Pengin Piknik Sabar Dulu Ya...

Objek wisata di Kabupaten Boyolali belum buka untuk pengunjung meski status PPKM sudah turun ke level 3.

 Warga berada di sekitar pintu masuk Waduk Cengklik Park yang masih tutup, Rabu (22/7/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Warga berada di sekitar pintu masuk Waduk Cengklik Park yang masih tutup, Rabu (22/7/2020). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — Warga yang pengin berwisata di Kabupaten Boyolali harus bersabar dulu karena tempat-tempat wisata di kabupaten ini masih tutup meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sudah turun ke level 3.

PromosiPetani Belum Menjadi Subjek Utama Proyek Nasional Kedaulatan Pangan

Sesuai Instruksi Bupati Boyolali Nomor 10/2021 tentang PPKM Level 3 Dalam Penanganan Covid-19, fasilitas umum termasuk area publik, taman umum, tempat wisata umum, tempat hiburan, karaoke, warnet, game online, dan kegiatan usaha sejenis lainnya masih ditutup sementara.

Baca Juga: Tabrakan dengan Pikap di Jalur Selo-Boyolali, Pengendara Motor Meninggal

Sedangkan untuk warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, angkringan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat. Hal itu berlaku baik untuk tempat makan yang berada di lokasi milik sendiri atau pada fasilitas umum seperti tempat wisata umum dan area publik di Boyolali pada PPKM level  3.

Mereka bisa buka sampai pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung yang makan di tempat maksimal 50% dari kapasitas.

Baca Juga: Kasus Perusakan SDN di Wonosamodro, Polisi Temukan Potongan Bata dan Bambu

“Untuk pariwisata, pendidikan dan sebagainya [berjalan] sesuai peraturan edaran dari kementerian [Kementerian Dalam Negeri] yang kami terima. Aturan level 3 itulah yang kami laksanakan,” kata Bupati Boyolali, M Said Hidayat, belum lama ini.

Sementara itu, Manager Pemasaran Waduk Cengklik Park, Susilo Puji Astuti, mengatakan untuk saat ini wahana permainan dan kolam renang di Waduk Cengklik Park belum buka untuk umum. Hanya area kuliner yang sudah buka.

Baca Juga: PTM di Boyolali Dimulai, Siswa Didorong Jadi Agen Protokol Kesehatan

“Sudah buka tapi hanya resto. Kalau dari pemerintah, untuk resto kan boleh buka. Tapi untuk wahana dan kolam renang belum boleh,” katanya, Minggu (5/9/2021).

Sesuai informasi yang diunggah di akun Instagram Waduk Cengklik Park, resto di Waduk Cengklik Park sudah mulai buka pada 21 Agustus 2021. Pengunjung yang datang wajib menaati protokol kesehatan di dalam area Waduk Cengklik Park.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.

Ini Aturan yang Bikin Tenaga Honorer Ketir-Ketir akan Nasib Mereka

Pemerintah mengeluarkan PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang mengatur penghapusan tenaga honorer.

Perusahaan Listrik Pertama Indonesia Ada di Solo?

Perusahaan listrik swasta yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran yang berbasis di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.

Ambyar... Pagar Tembok SMAN 1 Kemusu Boyolali Jebol Diterjang Banjir

Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, air yang awalnya tertahan akhirnya mampu menjebol pagar SMAN 1 Kemusu yang terbuat dari tembok.

Pemkab Sragen Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jembatan Ambrol

Dua orang jadi korban Jembatan Dluwek di Kedawung, Sragen, yang ambrol. Pemkab Sragen akan menanggung biaya pengobatan kedua korban.

Asal Usul Sejarah Palur, Bermula dari Gazebo di Pertigaan Jalan

Berikut ini cerita asal usul dan sejarah dari Desa Palur yang ternyata ada kaitannya dengan gazebo di pertigaan jalan dan Mbah Mbenggol.

Kisah Kiai Konang, Senopati Majapahit Jadi Asal Usul Bekonang

Sosok Kiai Konang, senopati Kerajaan Majapahit, konon berkaitan dengan sejarah asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.