Olahan kentang dengan cacing mopane (Reuters-Sumaya Hisham)

Solopos.com, SOLO – Salah satu restoran di Afrika Selatan punya inovasi unik untuk memanjakan konsumennya. Restoran tersebut menggunakan bahan dasar serangga untuk mengolah hidangan terbaik.

Dikutip dari Reuters, Rabu (4/9/2019), restoran menyeleneh yang menyajikan berbagai kuliner dari serangga di Afrika Selatan tersebut bernama The Insect Experience. Tempat itu satu-satunya rumah makan yang menghidangkan kuliner berbahan dasar serangga seperti, jangkrik, belalang, ulat hongkong, larva, dan beberapa jenis serangga lainnya.

Punya bahan dasar menyeleneh membuat restoran unik The Insect Experience itu bisa selalu membuat karya kuliner yang tak lazim bagi konsumennya. Maka tersedialah olahan kentang dengan cacing mopane, dan es krim berbahan dasar larva jenis black soldier.

The Insect Experience didirikan oleh seorang koki bernama Mario Barnard bersama perusahaan makanan lokal Gourmet Grubb pada Juli 2019 lalu. Ide restoran unik itu didapatkan Mario saat mengunjungi Thailand sekitar empat tahun silam.

Di Thailand, Mario Barnard mencoba berbagai makanan dari serangga, seperti tarantula dan kalajengking. Nah, sejak saat itu, ia mencoba mendirikan restoran unik berbahan dasar serangga. Nama “The Insect Experience” ia sematkan kemudian.

Sebagai informasi, Gourmet Grubb merupakan perusahaan es krim asal Cape Town, Afrika Selatan. Namun, Gourmet Grubb menyajikan es krim dengan bahan dasar susu dan larva jenis black soldier.

Atas kerja keras Mario Barnand, kini ia mulai berinovasi menciptakan kuliner serangga dengan bentuk yang seapik mungkin. Ia menata bentuk serta memberikan berbagai topping sebagai pelengkapnya.

Sebenarnya, berbagai macam kuliner serangga sudah populer di berbagai negara, karena mereka memiliki khasiat yang baik untuk tubuh.

Dilansir Daily Mail, Food and Agriculture Organisation (FOA) of the United Nation menyatakan serangga sebagaimana diolah restoran unik The Insect Experience menyehatkan. Serangga mengandung protein dua kali lipat lebih banyak daripada daging mamalia maupun ikan. (Egitya Eryaningwidhi/Solopos.com)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten