Nanik Herawati. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Dosen Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Nanik Herawati, ikut penjaringan calon bupati (cabup) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lewat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng, Sabtu (7/12/2019).

Istri direktur di PT Intan Pariwara Klaten ini siap bersaing dengan cabup lainnya guna memperoleh rekomendasi sebagai cabup dari DPP PDIP. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Nanik Herawati mendapat dorongan dari berbagai elemen masyarakat agar maju sebagai cabup di Pilkada 2020 dalam satu tahun terakhir.

Selain sebagai dosen, Nanik Herawati aktif dalam kegiatan sosial, seni dan budaya, menulis puluhan buku, dan turut terjun langsung menjadi sukarelawan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres beberapa waktu lalu.

Dosen Ini Jadi yang Pertama Kembalikan Formulir Pendaftaran Cabup Klaten di DPD PDIP

Semula, ibu empat anak ini tak bersedia maju sebagai cabup Klaten. Namun derasnya dukungan masyarakat meluluhkan hati Nanik. Atas dorongan itu, Nanik membulatkan tekad maju sebagai cabup Klaten.

Tekad tersebut muncul sejak enam bulan lalu. Nanik sengaja memilih mendaftar sebagai cabup saat DPD PDIP Jateng membuka pendaftaran cabup, 6 Desember 2019-12 Desember 2019.

“Saya selalu iba melihat penderitaan orang lain. Saya ingin masyarakat sejahtera. Saya ingin menolong banyak orang. Dengan menjadi bupati, cakupannya lebih luas [dalam membantu orang],” kata Nanik saat ditemui wartawan di kediamannya di Jl. Manahan 16, Pundungan, Jonggrangan, Klaten Utara, Sabtu malam.

Nanik sengaja mendaftar di PDIP karena partai tersebut dinilai paling sejalan, senapas, dan seperjuangan dengan jiwa marhaen di dalam dirinya sejak kecil.

Hiii... Pria Diduga Pedofil di Sekitar Bandara Adi Soemarmo Solo Dekati Anak-Anak Sambil Buka Resleting Celana

“Saya ini sangat mengidolakan Ir. Soekarno [presiden pertama RI],” katanya.

Nanik optimistis akan dapat rekomendasi sebagai cabup dari DPP PDIP. "Saya bukan semata ingin mengejar kekuasaan. Sejauh ini, sukarelawan juga sudah terbentuk. Dukungan dari organisasi masyarakat dan parpol juga sudah ada,” kata Nanik yang lahir 24 Januari 1966 tersebut.

Suami Nanik, Edi Purnomo, mempersilakan istrinya maju sebagai cabup Klaten. “Saya dan anak-anak mendukung 100 persen, yang penting punya niat baik diikuti tindakan yang baik. Sebelum menikah, kecenderungan istri saya memang di PDIP. Saya juga sudah berpesan ke dia agar siap segalanya saat terjun di dunia politik. Harus siap mental,” katanya.

Nanik akan bersaing dengan dua kandidat cabup lainnya. Hal itu seperti Bupati Klaten sekaligus Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani dan Direktur Kiat Motor Ida Hartono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten