Tutup Iklan

Nyalakan Korek Usai Pakai Hand Sanitizer, Sopir Taksi Terbakar

Salah satu sopir taksi di Inggris terbakar tubuhnya setelah menyalakan korek api seusai memakai hand sanitizer alkohol dosis tinggi.

Nyalakan Korek Usai Pakai Hand Sanitizer, Sopir Taksi Terbakar

SOLOPOS.COM - Brian Hutchinson, 42, sopir taksi di Inggris yang terbakar karena menyalakan korek setelah memakai hand sanitizer. (The Sun)

Solopos.com, LONDON — Brian Hutchinson, 42, sopir taksi di Inggris mengalami luka bakar hampir pada sekujur tubuhnya karena menyalakan korek api setelah menggunakan hand sanitizer.

Dilansir dari The Sun, Rabu (4/11/2020), kejadian mengenaskan itu bermula ketika Brian menemukan korek api milik penumpangnya yang tertinggal di kursi belakang. Dia menyalakan korek api itu setelah menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol dosis tinggi.

Sementara, cairan hand sanitizer di tangannya belum mengering. Sisa alkohol di tangannya itu membuat api dengan cepat menyebar ke seluruh tubuhnya.

“Saya mengambil korek api dan menyalakannya untuk melihat apakah berhasil [berfungsi],” kata Brian.

Mengeluh Sakit, Wanita Grobogan Meninggal di Pasar Nglangon Sragen

Brian mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan pahanya karena terbakar gara-gara korek dan hand sanitizer. Brian mengatakan paramedis sempat memberinya obat bius sebelum dia dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tetapi, dia merasakan sakit setelah obat bius itu habis.

Akibatnya kejadian itu, Brian harus menjalani beberapa operasi cangkok kulit di kedua tangan, kepala, dan telinganya selama satu setengah bulan terakhir di Rumah Sakit Royal Victoria Infirmary di Newcastle, Inggris.

“Saya telah berada di rumah sakit selama tujuh pekan, saya menjalani cangkok kulit di kedua tangan, kepala dan telinga saya.” Kata Brian.

Kutuk Presiden Prancis, FUIS Gelar Aksi di Alun-Alun Sragen

Anak keduanya yang baru berusia lima pekan lahir saat dia masih menjalani perawatan. Tragisnya, ayah dua anak itu belum dapat berkerja karena luka bakarnya belum pulih. Untuk menjalani pemulihan, dia harus mengenakan pakaian pelindung tekanan pada lukanya selama beberapa tahun.

Pria yang terbakar gara-gara korek dan hand sanitizer itu berterima kasih kepada orang-orang yang mengumpulkan uang untuk membantunya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jaga Kota Solo Aman, Ormas dan Polisi Harus Lakukan Ini

Kondisi keamanan dan ketertiban Kota Solo merupakan barometer keamanan dan ketertiban skala Nasional. Oleh karenanya rasa persatuan dan kesatuan harus selalu terjaga.

Positif Covid-19, Tujuh Anggota TNI Jalani Karantina Di Benteng Vastenburg Solo

Tujuh anggota TNI positif Covid-19 saat hendak menjalankan tugas TMMD dan saat ini menjalani karantina di Benteng Vastenburg Solo.

4 Warga Meninggal Kena Covid-19, 1 Gang di Kota Mojokerto Lockdown

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan saat ini tracing diperluas ke Sidomulyo gang 3.

Gas! Rute ke Gunung Telomoyo Magelang Pacu Adrenalin

Pengunjung yang akan ke puncak Gunung Telomoyo Magelang harus mempunyai kemampuan bersepeda motor yang baik agar sampai tujuan.

Duh! Gara-Gara Postingan Di Medsos, 6 Orang Rusak 2 Rumah Dan Aniaya Warga Mojogedang Karanganyar

Enam orang ditangkap polisi karena nekat rusak rumah warga Mojogedang, Karanganyar, gara-gara tersinggung dengan postingan di media sosial.

Prediksi Italia Vs Swiss: Misi Amankan Tiket 16 Besar

Timnas Italia berpotensi menjadi tim pertama yang menyegel tiket ke fase gugur Euro 2020 tapi harus menumbangkan Swiss dalam laga kedua Grup B.

Selamat, Warga Gemolong Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.

Kasus Covid-19 Melonjak, PLN Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.