Tutup Iklan
Jembatan Sirotol Mustaqim di Boyolali (Instagram-@boyolalikita)

Solopos.com, BOYOLALI – Pembangunan di Indonesia memang belum merata. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah infrastruktur penting yang kurang terawat. Seperti jembatan yang diberi nama Sirotol Mustaqim di Boyolali, Jawa Tengah.

Jembatan Sirotol Mustaqim tersebut sebenarnya merupakan saluran irigasi yang dibangun di atas sungai dengan struktur jurang menurun. Namun, warga sering memanfaatkannya sebagai jembatan yang dilintasi pejalan kaki hingga pengendara sepeda motor.

Kondisi Jembatan Sirotol Mustaqim diketahui dari foto unggahan pemilik akun Instagram @boyolalikita. Foto yang diakses Solopos.com, Sabtu (5/1/2019), memperlihatkan kondisi jembatan yang sangat mengerikan. Orang yang melintas di jembatan itu harus ekstra hati-hati. Sebab, jembatan itu hanya dibuat dari selembar papan yang disusun secara vertikal.

Salah satu sisi jembatan itu diberi tali untuk memudahkan orang yang melintas. Meski cukup berbahaya, warga agaknya cuek dengan keselamatan mereka. Nyali mereka tak menciut karena jembatan itu merupakan jalan pintas di perbatasan -meregang-nyawa-di-jalanan-boyolali">Boyolali dan Karanganyar.

Menurut informasi dari warganet, jembatan itu sering dimanfaatkan oleh warga Dusun Bolon, Colomadu, Karanganyar, dan Desa Suro, Ngamplak, -meregang-nyawa-di-jalanan-boyolali">Boyolali. Kabarnya, jembatan tersebut sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Tak heran, kondisinya sudah lapuk termakan usia.

"Sempat tidak percaya. Tapi, ternyata jembatan ini memang real ada. Entah karena tempatnya yang seram atau faktor ekstrem lainnya, warga sering menyebut tempat ini dengan nama Jembatan Sirotol Mustaqim. Dan hal ini memancing wisatawan untuk mengabadikan jembatan ini," tulis @boyolalikita.

Namun, kini jembatan tersebut sudah tidak dipakai lagi karena pemerintah telah membuat jembatan beton tepat di sebelah Jembatan Sirotol Mustaqim. Meski demikian, sampai saat ini kepopuleran jembatan di -meregang-nyawa-di-jalanan-boyolali">Boyolali masih tidak terlupakan.

Warganet yang pernah melewati jembatan tersebut membagikan pengalaman dan kisah unik melalui kolom komentar. Mereka ingat betul betapa menantangnya melintasi jembatan tersebut. "Waktu kecil dulu kalau mau ke waduk lewat jalan ini min," komentar @pputri_danis.

"Inikan memang sebenarnya bukan jalan utama. Cuma memang pada ngeyel. Termasuk saya sih, hahaha," imbuh @peskkajh.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten