Nomor E-KTP Warga China Masuk DPT, Kemendagri Akui Kesalahan Input Data

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri memberikan klarifikasi mengenai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) milik Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial GC yang ramai beredar di media sosial.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemdagri Zudan Arif Fakhrulloh memastikan bahwa data Nomor Induk Kependudukqn (NIK) yang tercantum dalam foto e-KTP milik GC bukan rekayasa dan benar ada. “NIK-nya GC asli, KTP-nya juga asli,” ujar Zudan di Kantor Kemdagri di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Isu kepemilikan e-KTP oleh WNA ini mengemuka setelah foto seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang memiliki kartu identitas seperti KTP dan masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) beredar di media sosial.

Mengenai isu masuknya NIK GC dalam DPT Pemilu , Zudan menjelaskan bahwa telah terjadi kesalahan saat memasukkan data pemilih. Berdasarkan data DPT yang dirilis KPU, nomor kependudukan GC justru menampilkan nama warga negara Indonesia berinisial B yang berdomisili di Cianjur.

“Yang keliru adalah datanya B, dimasukkan dengan menggunakan data [NIK] GC,” ujar Zudan.

Pada DPT tersebut, tercantum nama WNI atas nama B, lengkap dengan data dirinya, namun nomor kependudukannya milik GC. Kendati NIK GC tercantum dalam DPT akibat kesalahan pemasukan data, Zudan memastikan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki hak pilih dalam Pemilu April mendatang.

Selain itu, nama GC pun tidak tercantum dalam DPT. Kesalahan data ini sebelumnya telah dikonfirmasi pula oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan setelah melakukan penelusuran, NIK milik GC ternyata tak memperlihatkan namanya, melainkan nama dan data B.

“KTP ini [milik GC] disebut dan dipublikasikan seolah-olah ini masuk dalam DPT. Kemudian KPU melakukan penelusuran bahwa di dalam DPT, NIK milik GC ternyata atas nama nama Bapak B,” ujar komisioner KPU, Viryan Azis, di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Gubernur Anies Larang Rokok Dipajang, Produsen Menjerit

Seruan Gubernur direalisasikan dalam bentuk penindakan oleh Satpol PP DKI Jakarta.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022

Infrastruktur dasar KIT Batang selesai sejak Mei 2021, pembangunan fasilitas recycle, cathode, dan precursor dimulai akhir tahun ini.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.