Nissan X-Trail Disuntik Mati? Manajemen No Comment
Nissan Xtrail. (Nissan.co.id)

Solopos.com, BANGKOK — Nissan kabarnya menyuntik mati atau menghentikan produksi tiga merek mobilnya, yakni X-Trail, Sylphy, dan Teana di Thailand. Kabar itu diembuskan media lokal di Thailand, yakni Bangkok Post.

Namun, kabar yang masih simpang siur itu enggan ditanggapi manajemen Nissan Motor Thailand. "Kami tidak memberikan komentar tentang strategi produk kami," kata juru bicara Nissan Thailand dikutip Detik.com dari Bangkok Post.

Sempat Gerayangi Janda, Pelaku Batal Perkosa & Lari Tanpa Celana Usai Anak Korban Nangis

Bangkok Post menyebut Nissan Motor Thailand fokus ke mobil subcompact, kendaraan multiguna kecil, serta kendaraan listrik. Atas dasar itulah ketiga mobil Nissan tersebut dihentikan produksinya di Thailand.

Nissan Motor Thailand disebut telah menyarankan dealer untuk menghentikan promosi penjualan X-Trail, Sylphy, dan Teana setelah ketiga model itu terjual habis. Meski sudah disuntik mati, Nissan tetap memberikan jaminan pasokan suku cadang dan layanan purnajualnya untuk ketiga jenis mobil itu.

Presiden Institut Otomotif Thailand yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian, Pisit Rangsaritwutikul, mengatakan wajar perubahan strategi produksi kendaraan selama resesi ekonomi akibat dampak pandemi.

Rumah Sepi, Janda Anak 1 Hampir Diperkosa Tetangga Saat Tidur Pulas

"Saya tidak terkejut dengan laporan berita itu. Perusahaan induk sudah mempertimbangkan dengan cermat model mobil apa yang akan diproduksi untuk memuaskan pengendara di berbagai negara," katanya.

Dari ketiga model yang dihentikan produksinya di Thailand, hanya Nissan X-Trail yang dijual di Indonesia saat ini. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Nissan X-Trail yang dijual di Indonesia adalah versi mesin 2.500 cc yang diimpor utuh dari Jepang, bukan Thailand.

Sumber: Detik.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom