Nindya Waswas Ketemu Virus Corona di Kantor Gubernur Jateng
Seorang pengunjung di kompleks perkantoran Pemprov Jateng, Kota Semarang, tengah menjalani pemeriksaan suhu tubuh, Rabu (18/3/2020). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG -- Sungguh virus corona jenis baru (covid-19) tak akan pilih-pilih mangsa. Termasuk di kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di Jl. Pahlawan, Kota Semarang. Bahkan di Kantor Gubernur Jateng yang tampak lenggang, Rabu (18/3/2020).

Bahkan tatka hampir sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas libur, menyusul instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang meminta mereka bekerja di rumah. Semua mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 itu.

Meski demikian, masih ada beberapa ASN yang tetap masuk kerja. Terutama, ASN yang bekerja di sektor kesehatan. Mereka bahkan berjaga di dekat pintu masuk kantor gubernur untuk memeriksa kesehatan tamu maupun pegawai yang masuk.

Anak Indigo Bilang Pocong Hutan Tinjomoyo Setinggi Pohon

Dengan menggunakan thermal gun atau pengukur suhu tubuh dan hand sanitizer, para petugas ini menyambut tamu yang datang. Hampir seluruh tamu yang masuk ke kantor gubernur pun diperiksa. Bahkan, Ganjar Pranowo maupun Taj Yasin yang merupakan pemimpin Pemprov Jateng tak luput dari pemeriksaan.

"Pak Gubernur dan Pak Wagub [wakil gubernur] juga diperiksa. Suhu tubuh mereka masih normal, rata-rata sekitar 36 derajat Celcius," tutur petugas pemeriksaan, Akhmada Para Rania Mora, 34, kepada Semarangpos.com, Rabu.

Mora mengaku tak canggung saat memeriksa Ganjar maupun Taj Yasin. Ia mengaku semau itu dilakukan guna mematuhi instruksi penanggulangan penyebaran virus corona yang sudah menelan dua nyawa di Jateng.

MUI Jateng Sarankan Salat Jumat Tak Digelar Warga Rawan Corona

"Jadi, setiap yang datang harus kita periksa. Baik tamu, pegawai, maupun pejabat yang datang. Termasuk Pak Ganjar maupun Gus Yasin," tegasnya.

38 Derajat Celcius

Mora mengatakan sejak prosedur pengecekan suhu tubuh diterapkan, pihaknya belum pernah mendapati pengunjung yang suhu tubuhnya di atas normal atau lebih dari 38 derajat Celcius. Kalau pun ada, pihaknya akan langsung melarang tamu tersebut masuk.

Buka di Tengah Covid-19, Tempat Wisata Semarang Wajib Penuhi Syarat

"Selain itu kita juga akan tanyakan data pribadinya, dan merujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan," tuturnya.

Sementara itu, petugas pemeriksaan kesehatan lainnya, Maulyda Anindyawati, mengaku pernah mendapati tamu Pemprov Jawa Tengah yang kondisi kesehatannya kurang baik. Tamu di Kantor Gubernur Jateng tersebut batuk-batuk hingga menimbulkan kekhawatiran terpapar virus corona.

"Awalnya sih takut. Tapi, kami tetap lakukan sesuai prosedur. Dia kami minta menjaga jarak dan menggunakan masker sebelum kita cek suhu tubuhnya. Untungnya, suhu tubuhnya masih kategori normal," terang perempuan yang akrab disama Nindya itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho