Tutup Iklan

Nikmatnya Moto Belong Khas Jepara, Dijamin Bikin Melotot

Dinamakan Moto Belong karena bentuk makanan tersebut menyerupai mata yang melotot.

 Moto Belong (Instagram/@ellyhansdadargulung)

SOLOPOS.COM - Moto Belong (Instagram/@ellyhansdadargulung)

Solopos.com, JEPARA — Moto Belong atau yang juga disebut sebagai Moto Blong merupakan salah satu jajanan pasar khas Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dikutip dari Wikipedia, Kamis (28/10/2021), penamaan Moto Belong berasal dari Bahasa Jawa, yaitu ‘Moto’ yang artinya mata, sedangkan ‘Belong’ artinya melotot.

Kudapan yang satu ini dinamakan Moto Belong karena bentuk makanan tersebut menyerupai mata yang melotot. Makanan ini juga sering disebut sebagai boto blong.

Bahan dasar untuk membuat kuliner khas Jepara yang satu ini adalah singkong, garam, gula pasir, kelapa parut, pisang, vanili dan pewarna makananan. Pembuatannya diawali dengan mengupas utuh yang kemudian diselimuti dengan singkong halus yang sudah diberi pewarna dan bumbu. Pisang yang sudah diselimuti dengan singkong halus kemudian dikukus hingga matang.

Baca Juga: Misteri Sakoci & Larangan Pejabat Publik Masuk Wilayah Ini

Cara penyajian moto belong sangatlah mudah. Jika sudah matang, adonan tadi tinggal  dipotong tipis-tipis sehingga bentuknya menyerupai mata. Potongan atau irisan moto belong tersebut kemudian dicampur dengan parutan kelapa serta diberi sedikit gula dan garam untuk menambah rasa gurih.

Selain rasa manis dan gurih, moto belong memiliki tampilan yang cantik dan menggoda sehingga setiap orang ingin mencicipinya. Warna dari moto belong bervariasi, mulai dari hijau, merah hingga kuning.

Perpaduan warna hijau, merah, kuningnya pisang dan putihnya kelapa parut sangat menggungah selera para penikmat. Moto belong ini disajikkan pada beberapa acara penting dan dijadikan sebagai snack andalan.

Baca Juga: Rawa Pening Dikaitkan dengan Gempa Ambarawa, Cek Faktanya

Jajanan ini bisa didapatkan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Jepara. Namun, makanan ini bisa dibuat sendiri karena proses pengolahannya mudah. Cara membuatnya: 1.200 gram singkong dicampur dengan kelapa parut, lalu campurkan juga 200 gram gula pasir, ½ sdt vanili. dan 1 sdt garam.  Jika sudah merata, bagi adonan menjadi dua bagian dan beri masing-masing warna yang berbeda. Aduk hingga warna merata.

Gunakan selembar daun pisang sebagai alas. Letakkan ½ adonan merah dan sisanya adonan hijau di alas itu lalu pipihkan. Ambil pisang yang sudah dikukus dan letakkan di tengahnya. bentuk menjadi lingkaran utuh kemudian gulung daun pisang hingga membungkus keseluhan. Jangan lupa gunakan lidi supaya adonan tetap tertutup daun. Setelah itu, kukus adonan dengan api besar selama satu jam atau sampai matang. Santap moto belong ini dengan parutan kelapa yang sudah dicampur gula dan garam


Berita Terkait

Berita Terkini

Rahasia Kelezatan Nasi Kropokhan, Santapan Favorit Sultan Demak

Nasi Kropokhan adalah makanan khas Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Makanan ini dipercaya sebagai menu favorit raja-raja masa Kesultanan Demak.

Mitos Pohon Walitis Raksasa, Bekas Tancapan Tongkat Ki Ageng Makukuhan

Nama Walitis berasal dari dua kata, yaitu wali dan titis yang berarti pohon tersebut adalah titisan seorang wali, tokoh penyebar agama Islam di Jawa.

Hujan dan Angin Kencang Landa Grobogan, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang ke jalan dan rumah.

Mantap! Ikut Vaksinasi, Warga Kudus Dapat Sepeda Motor

Vaksinasi berhadiah digelar di Kabupaten Kudus dengan hadiah berupa sepeda motor agar warga terdorong untuk menerima vaksin Covid-19.

Innalilahi! 10 Bulan, 150 Orang di Cilacap Tewas, Ini Pemicunya

Sebanyak 150 orang meninggal dunia di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dalam kurun waktu 10 bulan, Januari-Oktober 2021 akibat kecelakaan lalu lintas.

Waduh! Giliran Kantor DPRD Jateng Digeruduk Anggota Pemuda Pancasila

Massa Ormas Pemuda Pancasila mendatangi Kantor DPRD Jateng di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (26/11/2021).

Tol Semarang-Demak Seksi II Ditarget Rampung 28 Oktober 2022

Pembangunan Tol Semarang-Demak seksi II, ruas Sayung-Demak, ditarget selesai atau bisa digunakan mulai 28 Oktober 2022.

Jelajahi Desa Sejahtera Astra Temanggung, Produsen Kopi dan Wisata Alam

Sejak dibina Astra tahun 2018, jumlah masyarakat terpapar program DSA hingga tahun 2021 mencapai 5.500 orang dari hanya sekitar 200 orang pada tahun 2018.

Pengembala Kambing di TPA Ngembak Grobogan Temukan Mayat Bayi

Seorang pengembala kambing menemukan jenazah bayi laki-laki di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Desa Ngembak, Purwodadi, Kabupaten Grobogan.

Diringkus! Komplotan Pembobol Brankas Kantor di Jateng, Gasak Rp1,3 M

Aparat Ditreskrimum Polda Jateng meringkus komplotan spesialis pembobol brankas yang telah beraksi di empat lokasi dan menggasak uang yang totalnya mencapai Rp1,3 miliar.

Hendak Ditangkap Polisi, Suami Bunuh Istri di Tegal Pilih Bunuh Diri

Tak mau ditangkap polisi setelah bunuh istri, suami di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng), memilih menghabisi nyawanya sendiri atau bunuh diri.

Ndas Borok Kuliner Khas Temanggung, Lezat Tak Seburuk Namanya

Salah satu kuliner unik khas Temanggung, Jawa Tengah, adalah Ndas Borok, yang terbuat dari campuran singkong, kelapa parut, dan gula merah.

Bukit Gendol, Gunung Api Purbakala di Lereng Merapi

Bukit Gendol merupakan gunung api purba di lereng Merapi yang berlokasi di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Bajingan, Kuliner Unik Temanggung

Bajingan adalah kuliner unik nan khas dari Temanggung yang sangat enak dengan tekstur halus dan rasa yang manis.

Mitos Ratu Kalinyamat & Larangan Pria Kudus Nikahi Wanita Jepara

Legenda Ratu Kalinyamat dikaitkan dengan mitos larangan menikah antara wanita Jepara dengan pria Kudus.

Menang Lawan Persika, Pemain PSISa Digelontor Bonus

Para pemain PSISa Salatiga digelontor bonus berupa uang tunai seusai menundukkan Persak Karanganyar dalam laga lanjutan Liga 3 Zona Jateng.