Nihil Gelar di BWF World Tour Finals, Perjuangan Indonesia Tetap Perlu Diapresiasi
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (Badmintonindonesia.org)

Solopos.com, BANGKOK — Tim Indonesia pulang tanpa gelar usai Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menjuarai sektor ganda putra BWF World Tour Finals 2020.

Ahsan/Hendra yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final takluk 17-21, 21-23 dari pasangan Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin, di Impact Arena, Minggu (31/1/2021). Bagi Lee/Wang, trofi itu memastikan hattrick gelar mereka dalam turnamen Bangkok tiga pekan terakhir.

Kekalahan tersebut membuat Ahsan/Hendra gagal menyamai torehan Lee Chong Wei (Malaysia) sebagai peraih trofi BWF World Tour terbanyak sepanjang sejarah (empat gelar). Sebelumnya The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, sukses menjuarai turnamen itu tahun 2013, 2015 dan 2019. Meski gagal mempertahankan gelar, banyak pihak memuji perjuangan all out pasangan tersebut di usianya yang tak lagi muda.

Baca Juga: Puting Beliung Porak Porandakan Desa Wisata di Sleman DIY, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

“Sebuah keistimewaan bisa tetap melihat Hendra/Ahsan bermain sangat cantik,” ujar mantan Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, di akun twitter-nya. “Tetap bangga bro,” imbuh pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.

Performa The Daddies di turnamen Bangkok memang menunjukkan grafik meningkat. Setelah hanya mencapai delapan besar di Yonex Thailand Open, mereka mampu menembus semifinal Toyota Thailand Open, dan mencapai final World Tour Finals. Ahsan pun tak kecewa gagal menjuarai turnamen karena sudah berupaya menampilkan yang terbaik.

“Mereka [Lee/Wang] sukses memenangi dua turnamen sebelumnya, jadi mereka punya kepercayaan diri lebih. Selamat untuk mereka,” ujar Ahsan dilansir Twitter Badminton Talk.

Baca Juga: Parkiran Resto Tempat Mobil Terjun di Tawangmangu Belum Punya Pagar Pengaman

Indonesia sebenarnya mengirimkan lima wakil di BWF World Finals edisi kali ini. Namun empat wakil lain yakni Anthony Sinisuka Ginting, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja harus terhenti di fase grup. Dari tiga turnamen Bangkok, Merah Putih hanya memetik satu gelar lewat Greysia/Apriyani di Yonex Thailand Open.



Berita Terkini Lainnya








Kolom