Bupati Klaten, Sri Mulyani, memberikan sambutan di acara Ngopi Bareng Kader PKK se-Klaten, JUmat (5/7/2019). (Istimewa-Humas Klaten)

Solopos.com, KLATEN Ratusan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Klaten mengikuci acara ngopi bareng Bupati Sri Mulyani. Acara yang diberi nama Ngopi Merapi itu digelar di Rumah Dinas Bupati https://www.solopos.com/topic/2771/klaten-membangun">Klaten, Jumat (5/7/2019).

Rombongan PKK Klaten menghadiri acara Ngopi Merapi dipimpin Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Klaten, Atik Jaka Sawaldi. Dalam acara tersebut, Bupati Klaten didampingi Sekda, Jaka Sawaldi beserta dua asistennya, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Klaten, Joko Purwanto, dan Kabag Humas, Wahyudi Martono. Sementara tamu undangan pada acara tersebut adalah pengurus PKK se-Klaten.

https://img.solopos.com/upload/img/pkk%202.jpg" alt="" /> 

Bupati Klaten, Sri Mulyani, (tengah) bersama kader PKK dalam acara Ngopi Bareng. (Istimewa/Humas Klaten)

Sesuai namanya, tamu undangan dalam acara tersebut disuguhi kopi racikan barista dari Lereng Merapi, Rian Hilal Ramadhan dan Dono Nugroho. Kopi yang disajikan berasal dari Kopi Jeep, produksi Dwi Bakar Murwanto, anggota staf bagian Humas Pemkab Klaten.

Dalam sambutannya, Ketua PKK https://www.solopos.com/topic/2771/klaten-membangun">Klaten dalam sambutannya mengatakan, penguatan gerakan PKK semakin mendapat pengakuan dari pemerintah seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017 yang ditetapkan pada 1 November 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Kegiatan PKK disusun berkoordinasi dengan pemerintah sesuai dengan tingkatannya dan bertanggung jawab kepada presiden.

https://img.solopos.com/upload/img/pkk%201.jpg" width="600" height="400" alt="" /> 

Bupati Klaten, Sri Mulyani, memberikan sambutan dalam acara Ngopi Bareng Kader PKK. (Istimewa/Humas Klaten)

Atik Jaka Sawaldi menambahkan, acara ngopi bersama kader PKK dengan Bupati Klaten merupakan forum diskusi yang sangat berguna. Forum ini memudahkan mereka berkoordinasi langsung dengan Bupati Klaten selaku Ketua Pembina TP PKK.

Acara ini juga sekaligus memudahkan mereka berkoordinasi dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka penguatan gerakan PKK di Klaten. Atik Jaka Sawaldi menegaskan komitmen kader PKK kepada Bupati serta siap mendukung program guna mewujudkan visi Klaten maju mandiri dan berdaya saing.

Selanjutnya, dalam rangka menyongsong Hari Jadi ke-215 Kabupaten https://www.solopos.com/topic/2771/klaten-membangun">Klaten dan HUT ke-74 Kemerdekaan RI, TP PKK Klaten mengusung program pungut sampah setiap Jumat selama dua bulan, Juli dan Agustus 2019. Atik Jaka Sawaldi juga menyampaikan permintaan kepada Bupati Klaten untuk mendukung kegiatan TP PKK Klaten dengan menambah tenaga yang bertugas di sekretariat.

Pemkab Klaten juga mengapresiasi kegiatan pungut sampah setiap hari Jumat dan diharapkan bisa dilakukan secara terus menerus dalam rangka mendukung program Pemkab Klaten meraih Piala Adipura dalam bidang kebersihan kota.

Bupati Klaten mengucapkan terima kasih kepada kader PKK yang telah berkontribusi menyukseskan berbagai program pembangunan. Sri Mulyani menambahkan, penambahan tenaga kesekretariatan di kantor PKK bakal diurus Bagian Umum Setda Klaten.

https://img.solopos.com/upload/img/pkk%203.jpg" width="600" height="400" alt="" /> Bupati Klaten berfoto bersama kader PKK Klaten. (Istimewa/Humas Klaten). 

Sri Mulyani menjelaskan, anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kabupaten Klaten 2019, setiap desa dan kelurahan mendapat bantuan keungan khusus (BKK) seilai Rp50 juta. Adapun perinciannya, Rp15 juta untuk penanggulangan kemiskinan, Rp10 juta untuk karang taruna, Rp10 juta untuk penguatan PKK, dan sisanya untuk pembangunan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sri Mulyani juga mengatakan, Pemkab Klaten mengikuti sidang pelepasan varietas rojolele baru hasil kerjasama riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Klaten, Kamis (27/6/2019). Akhirnya Kementrian Pertanian merekomendasi pelepasan dua varietas rojolele baru yakni A.10 diberi nama Padi Rojolele Srinuk atau Inovasi Nuklir Klaten dan A.82.1 diberi nama Padi Rojolele Srinar atau Klaten Bersinar.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten