Cabai Caroline Reaper. (Pepperhead.com)

Solopos.com, SOLO — Belakangan hari ini, viral satu video yang memuat pria bertato nekat memakan salah satu jenis cabai terpedas di dunia, Carolina Reaper. Video tersebut diunggah di akun Facebook Patri Novry Karaeng, 17 Februari 2017, dan sudah ditonton ratusan ribu kali oleh para pengguna Facebook.

Pada video tersebut, pria bertato tampak kesakitan setelah memakan Carolina Reaper. Sensasi pedas yang ia rasakan tampak tak kunjung hilang meski sudah diberi minum.

Video tersebut sempat menuai kritik warganet karena orang di sekeliling pria bertato malah tertawa terbahak-bahak melihatnya kesakitan setelah memakan cabai Carolina Reaper. Warganet khawatir pria bertato di video viral itu meregang nyawa setelah memakan salah satu jenis cabai terpedas di dunia tersebut.

Namun tahukah anda seberapa bahaya cabai Carolina Reaper untuk pemakannya? Dikutip dari Liputan6.com, Carolina Reaper memang merupakan salah satu jenis cabai terpedas di dunia.

Efek bagi si pemakan pun cukup berbahaya. Pada awal 2018 silam, seorang pria peserta kontes makan cabai di New York, Amerika Serikat (AS) harus dilarikan ke rumah sakit setelah nekat melahap Carolina Reaper.

Ia mengalami sakit kepala akibat penyempitan mendadak dari pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Kondisi ini dikenal sebagai sindrom vasokonstriksi serebral reversibel (RCSV). Beruntungnya, pria yang tak disebutkan namanya tersebut selamat dan rasa sakit kepalanya sembuh setelah lima pekan.

Carolina Reaper mengandung zat bernama Capsaicin. Capsaicin sebenarnya adalah neurotoksin, racun yang menyerang sistem saraf. Kadar Capsaicin yang cukup besar dapat menyebabkan kejang, serangan jantung, bahkan kematian.

Ruari Barratt, seorang jurnalis freelance yang bekerja di Inggris sempat merasakan efek dari terlalu banyak makan Capsaicin yang ditambahkan pada burgernya. Ia mengalami rasa sakit yang menyakitkan di mulut, hanya beberapa saat setelah gigitan pertama burger.

Seiring berjalannya waktu, rasa sakit semakin memburuk. Kakinya mulai kejang dan wajahnya sangat pucat serta sulit untuk berbicara. Reaksi tersebut berlangsung selama tiga jam. Beruntung ia tidak mengalami kerusakan jaringan tubuh.

Nah, dengan efek berbahaya seperti itu, makan cabai Caroline Reaper tak disarankan untuk dimakan sembarangan seperti pada video viral yang beredar di media sosial. Jika sembarangan dimakan, maka maut bisa saja menjemput atau setidaknya akan menderita sakit yang cukup lama.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten