Ngeri! 2 Tahun Ada 18 Orang Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus di Sragen

Sebagian besar korban terkena jebakan tikus yang dipasangnya sendiri di sawahnya sedangkan sebagian lainnya tersetrum perangkap tikus yang dipasang orang lain.

 Tim gabungan memeriksa jenazah petani korban jebakan tikus di Dukuh Ngaringrejo, Desa Newung, Sukodono, Sragen, Kamis (22/4/2021). (Istimewa-BPBD Sragen)

SOLOPOS.COM - Tim gabungan memeriksa jenazah petani korban jebakan tikus di Dukuh Ngaringrejo, Desa Newung, Sukodono, Sragen, Kamis (22/4/2021). (Istimewa-BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen. Kali terakhir, Sukimin, 58, warga Dukuh Cumpleng, RT 03/RW 015, Desa Tangkil, Sragen, ditemukan tak bernyawa di sawah miliknya, Kamis (29/7/2021) malam.

Sukimin merupakan korban meninggal dunia ke-18 akibat jebakan tikus di Sragen sejak Juli 2019 atau tepat dua tahun silam. Dalam catatan Solopos.com, sebagian besar perangkap tikus itu dipasang sendiri oleh korban di sawahnya sendiri. Sebagian lainnya perangkap tikus itu dipasang oleh orang lain.

Berikut daftar 18 warga Sragen menjadi korban jebakan tikus sejak Juli 2019 hingga Juli 2021 berdasarkan catatan Solopos.com:

1. Kamis (29/7/2021)

Korban jebakan tikus yang teraliri listrik di Kabupaten Sragen terus berjatuhan. Terakhir, Sukimin, 58, warga Dukuh Cumpleng, RT 03/RW 015, Desa Tangkil, Sragen, ditemukan tak bernyawa di sawah miliknya, Kamis (29/7/2021) malam. Sukimin merupakan korban meninggal dunia akibat jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

2. Kamis (13/5/2021)

Iwan Supardi, 62, petani asal Dukuh Ngampunan, RT 22, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, yang ditemukan meninggal dunia di sawahnya seusai ia melaksanakan ibadah Salat Id.

Baca juga: Kawasan Perekonomian Baru di Sragen Bakal Seperti Solo Baru?

3. Kamis (22/4/2021)

Suyadi Siswanto, petani asal Dukuh Ngaringrejo RT 022, Desa Newung, Sukodono, Sragen, Suyadi Siswanto, 60, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergeletak di pematang sawah. Saat hendak mencabuti rumput di sawah, tanpa sengaja ia memegangi kawat beraliran listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus. Korban tersetrum dan akhirnya meninggal dunia.

4. Rabu (14/4/2021)

Kemis, 80, petani asal Dukuh Karangpelem, Desa Karanganom, Sukodono, Sragen, ditemukan meninggal dunia di area persawahan di desa setempat. Keluarga korban sempat curiga Kemis tak pulang ke rumah menjelang buka puasa. Keluarga kemudian mencari ke sawah dan menemukan tubuh korban dalam kondisi tengkurap tidak bernyawa. Korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik.

5. Sabtu (10/4/2021)

Cipto Purnomo, 56, perangkat desa asal Dukuh Sadang RT 002, Desa Kecik, Tanon, Sragen, meninggal dunia akibat tersetrum jebakan tikus yang dipasangnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di sawah milik korban di Dukuh Kaping RT 032, Kecik, Tanon, Sragen, sekitar pukul 17.00 WIB. Ia sempat dievakuasi warga ke klinik terdekat, namun nyawanya tidak terselamatkan.

Baca juga: Senjata Makan Tuan, Warga Tangkil Sragen Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus di Sawahnya

6. Sabtu (6/3/2021)

Sunardi, 60, petani asal Dukuh Gabus Wetan RT 005, Desa Gabus, Kecamatan Ngrampal, Sragen, meninggal dunia di lokasi persemaian bibit padi di sawahnya. Jenazah Sunardi ditemukan warga setempat sekitar pukul 08.30 WIB. Tubuhnya mengalami luka bakar akibat sengatan listrik dari jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

7. Rabu (4/11/2020)

Jamino, 58, petani di Desa Jatitengah, Sukodono, Sragen, ditemukan terbujur kaku di pematang dan sawah milik tetangganya, Pariman, 59, asal Lemahireng RT 5, Jatitengah, Sukodono, Sragen.

8. Senin (2/11/2020)

Suyadi, 58, petani asal Dukuh Tanjang RT 21, Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, juga ditemukan tewas kesetrum di sawahnya.

9. Kamis (10/9/2020)

Supomo, perangkat desa asal Dukuh Kranggan, RT 21, Desa Pengkol, Kecamatan Tanon, Sragen, ditemukan meninggal dunia akibat tersetrum jebakan tikus yang ia pasang sendiri di area persawahan miliknya.

Baca juga: 2.077 UMKM Sragen Diusulkan Dapat BPUM 2021 Senilai Rp1,2 Juta

10. Kamis (13/8/2020)

Karno Purnomo, petani asal Dukuh Celep, Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ditemukan meninggal dunia di sawahnya karena jebakan tikus.

11. Selasa (28/7/2020)

Prapto Wiyono alias No Banjir, petani asal Dukuh Bulakrejo RT 28/1, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar serius karena sengatan listrik di sawahnya sendiri.

12. Kamis (23/7/2020)

Citro Dikromo, warga Gonggangan RT 26, Desa Bendo Kecamatan Sukodono meninggal dunia karena jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

13. Jumat (8/5/2020)

Atun Suryanto, buruh tani asal Kampung Sine RT 1/4, Kelurahan Sine, Sragen ditemukan tewas setelah tersetrum jebakan tikus di sawahnya di Kampung Klumutan Sine, Jumat pagi.

Baca juga: Sedih, Bocah 11 Tahun di Sragen Jadi Yatim Piatu Akibat Corona

14. Jumat (2/5/2020)

Nilam, buruh tani asal Dukuh Donorojo RT 12, Gabus, Ngrampal Sragen, ditemukan tak bernyawa seusai terkena jebakan tikus bermuatan listrik. Jasad Nilam ditemukan tergeletak di pematang sawah milik tetangganya, Sugiyo.

15. Selasa (28/4/2020)

Yanto, buruh tani asal Dukuh Ngrampal, RT 29, Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, ditemukan meninggal dunia di area persawahan di Dukuh Bugel, Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen. Jasadnya ditemukan terlungkup di tepi sawah majikannya dengan luka bakar serius di kaki.

16. Senin (17/2/2020)

Jebakan tikus di area persawahan Siwalan, Ngrampal, Sragen, merenggut nyawa Andi Nugroho, warga Madiun, Jatim. Ia ditemukan dengan kondisi kaki melepuh dan luka bakar. Dia sempat menjalani perawatan beberapa hari di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

17. Jumat (15/11/2019)

Suparti, seorang nenek berusia 75 tahun asal Dukuh Kwayon, Jambanan, Sidoharjo, Sragen, meninggal dunia karena jebakan tikus di area persawahan milik warga lain di Dukuh Sembungan, Jambanan, Sidoharjo.

18. Rabu (24/7/2019)

Purno Diharjo, petani asal Dukuh Jipangan RT 9, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen ditemukan meninggal dunia karena tersengat listrik. Saat itu korban bermaksud memasang perangkat jebakan tikus itu.


Berita Terkait

Berita Terkini

Terbit 1855 dan Beraksara Jawa, Inilah Surat Kabar Pertama di Kota Solo

Surat kabar Bromartani yang berbahasa dan beraksara Jawa disebut terbit kali pertama di Solo pada 1855.

Duh! Volume Sampah Masuk ke TPA Mojorejo Sukoharjo Naik 30 Ton per Hari

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo terus berusaha mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mojorejo, Bendosari.

Paundra Curhat Minta Dihargai, Ini Respons Kerabat Mangkunegaran

Gusti Pangeran Hariyo (G.P.H) Paundrakarna Jiwo Suryonegoro salah satu kandidat penerus penguasa Mangkunegaran mendadak curhat minta dihargai.

8 Merchant Ini Jadi Favorit di Solo Great Sale 2021

Delapan merchant menjadi favorit pelanggan di ajang Solo Great Sale 2021 yang sudah berlangsung kurang lebih setengah bulan terakhir.

Kasus Pinjol Ilegal Meresahkan di Banyak Wilayah, Bagaimana di Solo?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan edukasi kepada masyarakat. OJK mengimbau masyarakat untuk memastikan legalitas jasa pinjol ketika ingin mengaksesnya.

Andalkan Google Maps, Awal Tragedi Minibus Terguling di Karanganyar

Sopir minibus Isuzu Elf pengangkut rombongan guru asal Demak yang terguling di Matesih, Karanganyar, mengaku mengandalkan Google Maps karena tidak tahu jalan menuju Objek Wisata Air Terjun Jumog.

Ealah... Patungan Beli Sabu, Joplek dan Monyong Dibekuk Polisi Wonogiri

Joplek dan Monyong, dua pria asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Wonogiri setelah patungan untuk membeli sabu-sabu.

Sejak Ada Exit Tol, Sragen Timur Mulai Dikepung Pabrik dan Toko Modern

Sejak ada exit tol Sambungmacan, tiga pabrik berskala besar hingga empat minimarket modern mulai mengepung wilayah Sragen bagian timur.

Paundra: Saya Cucu Bung Karno & Putra Mangkunagoro, Jangan Disepelekan!

Gusti Pangeran Hariyo (G.P.H) Paundrakarna Jiwo Suryonegoro menegaskan statusnya sebagai cucu Bung Karno dan putra dalem Mangkunagoro IX dan meminta semua pihak tidak menyepelekan dirinya.

Fotografer Keliling Viral di Tawangmangu Ternyata Cewek Boyolali Hlo

Inilah sosok Dewi Ivoni, wanita asal Boyolali yang viral setelah menjadi fotografer keliling di kawasan wisata Tawangmangu.

Pekan Ini, PPKM di Sragen Ditarget Turun ke Level 1

Dengan cakupan vaksinasi yang mencapai 72,34%, level PPKM di Sragen diharapkan turun ke level 1 pada pekan ini.

Paundra Curhat Jadi Raja Mangkunegaran Bukan Kompetisi, Apa Maksudnya?

GPH Paundrakarna curhat bahwa menjadi raja penerus Mangkunegaran bukanlah sebuah kompetisi.

Kebakaran Sragen: 3 Rumah Warga Ludes

Tiga rumah warga di Sragen, Jawa Tengah, terbakar diduga akibat korsleting listrik.

Cantik! Ini Fotografer Keliling yang Viral di Tawangmangu

Inilah sosok fotografer keliling di Tawangmangu yang viral di media sosial karena menawarkan tarif murah, Rp3.000 per file.

Viral Fotografer Keliling di Tawangmangu Tarif Rp3.000/File, Murah Tho?

Seorang fotografer keliling di Tawangmangu yang menawarkan jasa foto dengan tarif Rp3.000/file viral di media sosial.