Ngebut di Jalan Hingga Tabrak Truk, Remaja Bertato Meninggal di Gemolong Sragen

Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Gemolong-Plupuh, Gemolong, Sragen, yang mengakibatkan seorang remaja bertato meninggal dunia.

 Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Gemolong-Plupuh, Gemolong, Sragen, Selasa (13/7/2021) malam WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan seorang remaja bertato meninggal dunia.

Kecelakaan terjadi tepatnya di depan Masjid Al Hidayah, Dukuh Pantirejo, RT 04, Desa Tegaldowo, Gemolong, Sragen, Selasa (13/7/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: Dipastikan Negatif Corona, Jasad Wanita Ngrampal Sragen yang Terlantar 4,5 Jam Dievakuasi Warga

Kecelakaan itu melibatkan sebuah sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 4024 PH dengan sebuah truk berpelat nomor D 8266 YK. Kecelakaan itu bermula ketika Sendi, 15, asal Sukamulya, Purwadadi, Ciamis, Jawa Barat, mengendarai sepeda motor Honda Beat melaju dari arah timur ke barat.

Sementara dari arah berlawanan, melaju truk yang dikemudikan oleh Suwardi, warga Ngembatpadas, Gemolong. Diduga sepeda motor itu dikemudikan korban dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi, remaja bertato bunga di lengan kirinya itu kehilangan keseimbangan dalam memacu sepeda motornya.

Nahas, laju sepeda motornya menjadi tidak terkendali hingga keluar dari jalur sebelah kiri. Hal itu mengakibatkan sepeda motor itu menabrak truk yang tengah melaju di jalur kanan. Korban mengalami luka parah akibat insiden kecelakaan itu.

Baca Juga: Brojol…. Ibu Melahirkan Sambil Berdiri di Halaman IGD, Ini Penjelasan RS Pratama Jogja

Korban sempat dibawa ke RS Assalam Gemolong oleh warga, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Saat ditolong warga, tidak ada identitas yang dibawa korban. Namun, belakangan polisi berhasil mengungkap identitas korban setelah menelusuri nomor sepeda motor yang dikendarainya.

“Diduga pengendara motor Honda Beat hilang konsentrasi sehingga mengakibatkan sepeda motor oleng ke kanan hingga akhirnya menabrak truk yang melaju dari arah berlawanan,” jelas Kanit Laka, Ipda Irwan Marviyanto, mewakili Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafiantoro Sakti, kepada Solopos.com, Rabu (14/7/2021).

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

Dapat Donasi Rp32 Juta, Sekeluarga yang Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Bakal Ngontrak

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, bakal dicarikan kontrakan setelah mendapat bantuan senmilai Rp32.650.000.

Wonogiri Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati Jekek: Ini Luar Biasa

Selama pandemi berlangsung, Wonogiri pernah masuk dalam zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia dan Tengkorak di Sambungmacan Sragen

Temuan kerangka manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan Eko yang memiliki tinggi 168 dan berat badan 70 kg.

Bupati Pastikan Pelajar SMP Wonogiri Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Jumlah pelajar SMP di Wonogiri, baik negeri maupun swasta, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 80.000 lebih.

Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Warga Sragen Ternyata Sudah Hilang 2 Bulan

Kerangka manusia itu ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Donasi untuk Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Terkumpul Rp32,6 Juta Sehari

Melalui kisah yang dibagikan kali pertama oleh Yayasan Kita Peduli di media sosial dan menjadi viral ini terhimpun donasi senilai Rp32.650.000.

Warga Sragen Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Tengkoraknya Hanyut 200 Meter

Selokan tak jauh dari lapangan voli di tanah kas desa itu sebelumnya memang jarang dijamah warga.

Objek Wisata di Karanganyar Masih Tutup, Pemkab Turunkan Lagi Target PAD

Target PAD wisata Karanganyar tahun ini relatif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,2 miliar per tahun.

Vaksinasi Buruh Wonogiri Capai 85%, Sejumlah Perusahaan Masih Antre Vaksin

Vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi.

5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

Pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

2 Pemuda Karanganyar yang Ditangkap BNNP DIY Ternyata Edarkan Sabu-Sabu Pasokan Napi Lapas Sragen

Dua pemuda Karanganyar yang menjadi kurir sabu-sabu memperoleh barang haram tersebut dari bandar yang merupakan napi Lapas Sragen.

Ini Alasan Sekeluarga Tidur di Warung Wedangan Kartasura Tolak Tawaran Tinggal di Rusunawa

Bupati Sukoharjo melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kepada satu keluarga pasutri pedagang kaki lima (PKL) wedangan di depan SMP Negeri 3 Kartasura ini.

Belum Sempat Bertemu Pembeli, 2 Kurir Sabu-Sabu Asal Karanganyar Diringkus BNNP DIY

Dua pemuda asal Karanganyar dibekuk BNNP DIY saat hendak bertransaksi sabu-sabu di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Sleman.

Keren, 3 Warga Sragen Ini Ambil Bagian dalam PON XX 2021 di Papua

Dua atlet dan satu asisten pelatih itu dilepas Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Ruang Transit, Setda Pemkab Sragen, Kamis (16/9/2020) sore.