Tutup Iklan
Ngambek Tak Dibelikan Kue Ultah, Bocah Tanon Sragen Nekat Gowes Sampai Ngawi
Bocah perempuan 12 tahun asal Tanon, Sragen, yang nyasar sampai Ngawi, Selasa (7/7/2020). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN – Bocah asal Tanon, Sragen, Likawati, 12, sempat membuat orang tuanya bingung lantaran pamit gowes, namun tak kunjung pulang, sampai akhirnya ditemukan di kawasan Mantingan, Ngawi, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020).

Bukan tanpa alasan, bocah asal Dukuh Ngamban, RT 006, Desa Gawan, Tanon, Sragen, itu sengaja bersepeda sejauh sekitar 35 km lantaran kecewa dengan orang tuanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (8/7/2020), bocah yang akrab disapa Lika itu ingin merayakan ulang tahunnya ke-12 yang jatuh beberapa hari lalu. Saat itu Lika merengek kepada orang tuanya untuk dibelikan kue tar guna merayakan ulang tahunnya.

Winarti, 30, ibunya meminta Lika bersabar karena kue tar itu baru bisa dibelikan pada Minggu (12/7/2020) depan. Namun, Lika menginginkan kue tar dibeli saat itu juga. Lantaran keinginannya tidak terpenuhi, Lika pun kecewa kepada orang tuanya.

Setelah Mbah Minto, Gilran Mbah Suro Dembik Klaten Jadi Idola, Siapa Dia?

Lika terus merengek, namun keinginannya tak kunjung dituruti hingga Selasa sore. Sore itu, Lika meminta diajari naik sepeda motor setelah pulang jalan-jalan dengan ibunya.

Namun sang ibu melarangnya mengendarai sepeda motor lantaran usianya baru 12 tahun. Hal itu rupanya membuat kekecewaan Lika bertambah. Sampai akhirnya bocah Tanon, Sragen, itu pamit hendak gowes.

Tanpa menaruh curiga, Winarti membiarkan putrinya itu bermain sepeda. Namun, hingga Magrib, bocah perempuan itu tak kunjung pulang. Hal itu membuat Winarti merasa khawatir.

Ini Dia Gombloh, Sapi Kurban Pilihan Jokowi Seberat 1 Ton dari Bantul

Gowes ke Ngawi

Siapa sangka bocah asal Tanon, Sragen, itu terus gowes hingga ke Mantingan, Ngawi, sambil memendam kekecewaan.

“Merasa kecewa karena dua permintaan [kue tar dan diajari naik sepeda] tidak dituruti oleh orang tuanya, dia akhirnya pamit main sepeda. Dia menahan perasaan kecewa sehingga tanpa terasa sudah mengayuh sepeda hingga Mantingan, Ngawi,” terang Kepala Desa Gawan, Sutrisno.

Khawatir keselamatan putrinya, pasangan Leo Siswanto dan Winarti itu mendatangi rumah teman-teman Lika. Sampai akhirnya mereka membagikan informasi orang hilang ke grup Facebook KWS untuk mencari titik terang.

“Karena dicari tidak ketemu, kami mencoba share informasi itu di Grup Facebook KWS [Kumpulan Wong Sragen]. Syukurlah, berkat informasi dari FB itu, keponakan saya akhirnya bisa ditemukan dalam kondisi selamat di Mantingan, Ngawi,” jelas Didik, paman dari Lika, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (8/7/2020).

Daleeem… Ini Arti Nama Unik Dita Leni Ravia Si Remaja Cantik Asli Gunungkidul

Ditemukan

Lika ditemukan dalam kondisi selamat tanpa sedikit pun luka. Bocah 12 tahun asal Tanon, Sragen tersebut gowes sejauh 35 km dan berhenti di depan Pondok Pesantren Darussalam Putri Gontor di Mantingan, Ngawi.

Lika sempat dibawa ke Polsek Mantingan sebelum akhirnya dijemput pihak keluarga. “Jam 20.00 WIB kami berangkat dari rumah untuk menjemputnya. Sampai rumah sekitar pukul 22.00 WIB,” papar Didik.

3 Tips Cerdas Memilih Sepatu Lari Kece dan Nyaman

Kepala Desa Gawan, Sutrisno, menambahkan, pihak keluarga dikabari Polsek Mantingan sekitar pukul 19.30 WIB da langsung menjemput Lika.

“Sekitar pukul 19.30 WIB pihak keluarga sudah dikabari oleh Polsek Mantingan. Setelah itu, mereka menjemput kepulangan Lika. Alhamdulillah bocah itu ditemukan dalam kondisi selamat,” terang Sutrisno.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho