Ngaku TNI Untuk Kelabui Perempuan, Warga Semarang Ditangkap di Boyolali

Seorang pria asal Desa Ngadirego, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sudiyat, ditangkap aparat Polres Boyolali karena menipu seorang perempuan asal Wonogiri dengan modus mengaku sebagai anggota TNI.

Ngaku TNI Untuk Kelabui Perempuan, Warga Semarang Ditangkap di Boyolali

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penipuan (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, BOYOLALI — Seorang pria asal Desa Ngadirego, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sudiyat, ditangkap aparat Polres Boyolali karena menipu seorang perempuan asal Wonogiri dengan modus mengaku sebagai anggota TNI.

Sudiyat ditangkap di Kartasura, Sukoharjo, Kamis (15/8/2019) malam. Sudiyat membawa kabur sepeda motor korbannya, seorang perempuan bernama Wulan Marhaningsih, warga Desa Timang Kecamatan Wonokerto, Wonogiri.

Sudiyat berkenalan dengan Wulan Marhaningsih melalui media sosial. Perkenalan ini berlanjut dengan pertemuan di Hartono Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Selasa (13/8/2019).

Saat berkenalan, kepada Wulan, Sudiyat mengaku sebagai anggota TNI. Untuk meyakinkan Wulan, Sudiyat berpura-pura mengajaknya bertemu dengan orang tua Sudiyat di Semarang mengendarai sepeda motor Honda Vario AD 2375 AYG milik Wulan.

Sesampainya di jalan Solo-Semarang, tepatnya di Alfamart Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali, Sudiyat berpura-pura akan membeli sesuatu. Setelah mereka berhenti di halaman toko modern itu, Wulan diberi uang Rp100.000 oleh Sudiyat dan dimintai tolong membeli pembalut untuk ibunya.

“Korban lalu masuk toko untuk berbelanja. Namun setelah korban keluar dari Alfamart, ternyata Sudiyat sudah kabur dengan sepeda motornya. Sudiyat juga membawa kabur tas korban yang berisi dompet, uang tunai Rp100.000, surat-surat kendaraan dan kartu identitas, kartu ATM, dan lainnya,” ujar Kasatreskrim Iptu Mulyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawan, Jumat (16/8/2019).

Setelah kejadian, Wulan langsung melapor ke Mapolsek Ampel. Laporan itu langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Ampel dan tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan mengarah kepada Sudiyat sehingga tim langsung merencanakan penangkapan. “Akhirnya pelaku ditangkap di daerah Kartasura dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Boyolali untuk diperiksa lebih lanjut,” imbuh Mulyanto.

Berdasar pemeriksaan polisi, pelaku sudah melakukan tindak pidana serupa enam kali dengan sasaran berbeda. Lima kasus dilakukan di Ampel dan sekali di Kecamatan Getasan, Semarang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.