Ngaku Rugi, Bandara YIA Bakal Lakukan Pengurangan Karyawan

PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mengaku mengalami kerugian hingga berencana melakukan pengurangan pegawai atau karyawan.

 Suasana Bandara YIA saat dipotret dengan menggunakan drone pada Rabu (28/7/2021). (Istimewa/PT Angkasa Pura I)

SOLOPOS.COM - Suasana Bandara YIA saat dipotret dengan menggunakan drone pada Rabu (28/7/2021). (Istimewa/PT Angkasa Pura I)

Solopos.com, WATES — PT Angkasa Pura (AP) I selaku pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (YIA) bakal melakukan rasionalisasi terhadap sejumlah lini bisnis, termasuk melakukan pengurangan karyawan. Hal itu dilakukan menyusul minimnya pendapatan PT AP I dari Bandara YIA akibat pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Pts) General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama, mengatakan sejumlah langkah rasionalisasi akan ditempuh perusahaan, menyusul jumlah penumpang Bandara YIA yang tidak memenuhi target. Pada 2020 lalu, AP I menargetkan jumlah penumpang di Bandara YIA mencapai 10 juta orang. Namun, realisasinya jumlah penumpang di Bandara YIA hanya mencapai 980.000 orang atau sekitar 10% dari total target yang diterapkan.

“Kita itu bisa balance atau malah untung itu kalau jumlah penumpang 10 juta tiap tahun. Namun, jika di bawah itu [10 juta penumpang] pasti kita akan merugi. Sehingga kami masih menunggu agar kondisi normal kembali,” kata Agus Pandu, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Siskaeee, Wanita Pamer Genitalia di Bandara YIA

Agus mengatakan upaya rasionalisasi yang akan dilakukan salah satunya berupa pengurangan jumlah karyawan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penghematan atau downsizing sejumlah fasilitas yang ada di Bandara YIA, hingga pengurangan utilitas seperti air dan listrik.

“Di tahun 2022, kami akan melaksanakan penghematan sekitar 20 persen biaya operasional. Kami mendapatkan anggaran dari pusat itu sekitar Rp300 miliar untuk operasional. Pada 2022, kami hanya mendapatkan anggaran sekitar Rp156 miliar saja,” terang Agus Pandu.

“Sehingga ada konsekuensi baik pengurangan personalia maupun yang lainnya. Ini sedang kita bahas. Seperti apa langkah-langkah yang paling bijak untuk diambil oleh PT Angkasa Pura I Persero selaku pengelola Bandara YIA,” sambung Agus Pandu.

Kondisi internal yang tidak menguntungkan akhirnya membuat perseroan kesulitan dalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) yang akan jatuh tempo pada 8 Desember nanti. PT AP I telah menyurati Pemkab Kulonprogo untuk meminta pengurangan biaya PBB terhadap Bandara YIA yang nilainya mencapai Rp28,1 miliar.

Baca juga: Pemkab Kulonprogo Tolak Permintaan Pengurangan Pajak Bandara YIA

Kendati demikian, Pemkab Kulonprogo dikabarkan menolak permohonan PT API yang meminta keringanan PBB untuk Bandara YIA. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kulonprogo, Muhadi, mengatakan regulasi hukum yang dimiliki Pemkab Kulonprogo tidak bisa mengakomodasi permintaan pengurangan pajak yang dilakukan oleh perseroan.

“Intinya, pemerintah tidak lagi bisa memberikan keringanan [pembayaran PBB YIA]. Pandemi Covid-19 itu kategori non alam, sementara yang ditoleransi dalam aspek Perda Kulonprogo Nomor 1 tahun 2021 itu bencana alam yang berkaitan dengan objek pajaknya,” kata Muhadi.

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Sempat Tertahan 2 Hari, Tumpukan Sampah di Sleman Mulai Masuk Piyungan

Setelah sempat tertahan dua hari, secara bertahap sampah-sampah dari 13 depo sampah di wilayah Sleman mulai diangkut ke TPA Piyungan.

1.800 Liter Minyak Goreng Murah Didistribusikan di Bantul

Sebanyak 1.800 liter minyak goreng murah telah didistribusikan melalui operasi pasar di Bantul. 

Sunday Morning Cara Sendangadi Sleman Gerakkan Perekonomian Masyarakat

Sunday Morning untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Sendangadi Sleman tersebut diikuti lebih dari 96 stand bazar.

Korsleting, Api Hanguskan Toko Plastik dan Bahan Roti di Pakem Sleman

Kerugian dari peristiwa kebakaran di Pakem, Sleman, tersebut masih belum bisa diprediksi.

2 Warga Ponggok Ini Diduga 5 Tahun Jualan Bakso Ayam Tiren di Bantul

Pasangan suami istri asal Dusun Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, diduga telah lima tahun berjualan bakso ayam tiren di Bantul.

Produsen Bakso Ayam Tiren di Bantul Sehari Bikin 30 Kg

Prosuden bakso ayam tiren di Bantul diperkirakan memproduksi 30 kg daging per hari.

Banyak Anak di Jogja Nikah Muda, Gegara Hamil Duluan?

Tren anak usia sekolah menikah muda di Jogja masih eksis, termasuk selama pandemi Covid-19 bergulir.

Ini Jalan yang Akan Diperbaiki Pemprov DIY Awal Tahun 2022

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY menyampaikan rencana peningkatan jalan Gito-Gati tahap kedua tahun ini.

Buntut Viral Parkir Nuthuk, Petugas Parkir di Jogja Minta Ini ke Pemkot

Petugas parkir se-Yogyakarta yang tergabung dalam FKPPY mendesak Pemkot Yogyakarta segera menertibkan parkir liar buntut insiden parkir nuthuk Rp350.000 beberapa waktu lalu.

Miris! Ribuan Pekerja Rokok di Daerah Ini Tak Dapat BLT Cukai Rokok

Ribuan pekerja pabrik rokok di Yogyakarta kehilangan hak mendapatkan BLT Cukai Rokok karena pemerintah menggunakan DTKS Kemensos untuk mendata calon penerima.

Waduh! Bakso Ayam Tiren Bantul Dijual ke Pasar di Jogja, Ini Lokasinya

Bakso yang diduga dibuat dari daging ayam tiren, atau bangkai ayam di Bantul dijual ke sejumlah pasar tradisional di Kota Jogja.

Bakso Ayam Tiren Dibuat di Bantul, Polisi Gerebek Rumah Produksi

Polisi menggerebek rumah produksi atau pembuatan bakso dari daging ayam tiren di Kabupaten Bantul.

Jalan Solo Jadi Lokasi Balap Liar, Polres Sleman Tempatkan Personel

Aksi balap liar di Jalan Solo, Depok, Sleman viral di media sosial. Polres Sleman melakukan antisipasi dengan menempatkan anggota untuk berjaga di wilayah rawan balap liar.

Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km Jumat Sore

Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas ke arah barat daya sejauh 2,5 km. Sementara tidak ada lava pijar yang keluar.

Viral Parkir Nuthuk, Bus Pariwisata Masuk Jogja Lebih Diperketat

Pemkot Jogja akan lebih memperketat masuknya bus pariwisata ke wilayahnya menyusul adanya indikasi penerapan parkir yang nuthuk.