Tutup Iklan
Ngaku Punya Kekuatan Spiritual, Warga Ngawi Memindahkan Rumah Sendirian dalam Waktu 1,5 jam
Giman, 47, warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, yang memindahkan rumahnya seorang diri, Kamis (9/8/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, NGAWI — Seorang pria paruh baya bernama Giman warga Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, benar-benar membuat gempar masyarakat desa setempat. Hal ini setelah aksinya memindahkan rumah miliknya seorang diri.

Tidak hanya itu, bahkan Giman hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk memindahkan rumahnya tersebut. Informasi yang berkembang di masyarakat, Giman dibantu jin untuk memindahkan rumahnya tersebut.

Sebenarnya aksi Giman yang memindahkan rumahnya itu terjadi pada Kamis (25/6/2020) malam. Namun, aksi berbau mistis itu baru diketahui masyarakat desa setempat beberapa hari setelahnya.

Update Covid-19 Dunia: Kasus Positif Lampaui 12 Juta, Sembuh 7 Juta

Kepada wartawan, Giman bercerita dirinya hanya seorang diri dalam memindahkan rumah. Tidak ada orang yang mengetahui aktivitasnya itu. Karena Giman memindah rumahnya tersebut pada tengah malam.

Rumah bergaya limasan yang memiliki 20 tiang itu bahkan hanya membutuhkan waktu satu setengah jam saja untuk memindahkannya. Padahal, biasanya rumah dengan bentuk limasan tersebut membutuhkan tenaga sekitar 40 sampai 50 orang untuk mengangkat dan memimdahkannya.

“Saya yang memindahkannya sendiri. Tidak ada orang yang membantu. Saya sendirian,” kata Giman di rumah orang tuanya, Kamis (9/7/2020).

Dua Bagian

Rumah tersebut memiliki dua bagian yakni bagian depan dan bagian belakang. Kemudian, Giman ini memindah rumah tersebut dan mengangkatnya hingga setinggi 130 cm. Sehingga saat ini rumah tersebut memiliki ketinggian yang berbeda. Bagian depan rumahnya masih seperti sebelumnya, sedangkan bagian belakang sudah terangkat dan lebih tinggi.

Pria berusia 47 tahun itu mengaku bisa memindah rumah tersebut dengan kekuatan spiritual. Sebelum memindahkan rumah tersebut, ia bermeditasi di dalam rumah.

Bayi Perempuan Ditemukan di TPU Kahuman Tonggalan Klaten, Sempat Dikira Jadi-Jadian

Setelah itu, ia berimajinasi ada puluhan orang yang membantu mengangkat rumah tersebut hingga naik setinggi 130 cm. Sehingga saat mengangkat hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat.

“Saya hanya membayangkan ada puluhan orang yang membantu saya. Jadi saya hanya mengomando saja,” ujar dia.

Ada Logo Polda Jateng Di Spanduk Pasar Rakyat Alkid, Polresta Solo: Panitia Sudah Kami Tegur!


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho