Ilustrasi penipuan (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Warga Kecamatan Nogosari, Boyolali, berinisial HS dibekuk polisi di Sukoharjo lantaran menipu perempuan asal Kelurahan Begajah, Kecamatan/Kabupaten -berkedok-arisan-fiktif-tinggal-dari-hotel-ke-hotel-sebelum-tertangkap-di-sukoharjo" title="Penipu Berkedok Arisan Fiktif Tinggal Dari Hotel Ke Hotel Sebelum Tertangkap di Sukoharjo">Sukoharjo, berinisial DAL.

Untuk memperdaya korbannya, HS mengaku sebagai polisi. HS yang aslinya anggota satpam pabrik di Kartasura memperdaya DAL dengan mengajaknya berpacaran kemudian meminjam uang senilai Rp3 juta.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Selasa (10/9/2019), HS berkenalan dengan DAL lewat aplikasi kencan Tantan, beberapa bulan lalu. HS kemudian DAL kopi darat atau bertemu langsug. Mereka bertemu dan saling memperkenalkan diri.

Setelah itu mereka kerap bertemu di lokasi berbeda-beda. Lantaran itu, mereka saling jatuh cinta dan menjalin hubungan asmara.

“HS selalu memakai kaus cokelat bertuliskan polisi dan jaket saat bertemu DAL. Pelaku mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polres Boyolali,” kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya, mewakili Kapolres -kata-polres-sukoharjo-soal-penangkapan-penipu-berkedok-arisan-fiktif" title="Ini Kata Polres Sukoharjo Soal Penangkapan Penipu Berkedok Arisan Fiktif">Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, saat ditemui wartawan, Selasa.

Setelah beberapa kali bertemu, HS berupaya memperdaya DAL dengan meminjam uang senilai Rp3 juta. Alasannya untuk membiayai pengobatan orang tua HS di rumah sakit.

Lantaran percaya, DAL langsung memberikan uang Rp3 juta kepada HS. Beberapa hari kemudian, HS tak pernah menghubungi DAL. Kecurigaan DAL mulai muncul lantaran HS hilang tanpa kabar.

DAL berupaya mencari informasi melalui anggota Polres Boyolali. Aksi penipuan yang dilakukan HS akhirnya terkuak setelah DAL mengetahui HS adalah anggota satpam pabrik, bukan polisi.

Dia lantas melaporkan aksi penipuan itu ke Polres -nenek-nenek-pedagang-sayur-di-sukoharjo-ditipu-pakai-upal" title="Tragis! Nenek-Nenek Pedagang Sayur di Sukoharjo Ditipu Pakai Upal">Sukoharjo pada akhir Agustus. “Pelaku ditangkap di wilayah Kartasura pada 3 September. Pelaku nekat menipu lantaran desakan ekonomi. Dia memperdaya DAL dengan modus anggota polisi,” ujar dia.

Polisi menyita barang bukti (BB) dari tangan pelaku berupa kaus cokelat bertuliskan polisi, dan jaket. Pelaku diancam Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten