New Normal Sukoharjo, Anggota Satpol PP Disiagakan di Fasilitas Publik
Ilustrasi warga pakai masker di luar rumah 1 (Antara)

Solopos.com, SUKOHARJO — Anggota Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Sukoharjo bakal disiagakan di berbagai fasilitas publik sebagai persiapan fase kenormalan baru atau new normal.

Mereka bakal mengawasi penerapan protokoler kesehatan secara ketat oleh masyarakat yang beraktivitas di fasilitass publik. Selama ini, anggota Satpol PP Sukoharjo telah mengintensifkan patroli keliling di lokasi fasilitas umum seperti Alun-alun Satya Negara.

31 Keluarga Penerima BST di Wuryantoro Wonogiri Kembalikan Bantuan, Ini Alasannya

Kalangan anak muda kerap berkumpul di pinggir alun-alun di tengah pandemi Covid-19. Anggota Satpol PP mengingatkan agar mereka pulang ke rumah lantaran berpotensi meningkatkan persebaran Covid-19.

Anggota Satpol PP memperingatkan masyarakat yang berkerumun di pinggir jalan terutama pada malam hari saat fase new normal diterapkan di Sukoharjo. Terlebih, sebagian masyarakat telah melakukan aktivitas normal seperti hari biasa.

Uang Hasil Pemotongan BST Diminta Lagi, Warga Gemolong Sragen Kalang Kabut Cari Utangan

Hal serupa dilakukan di pasar tradisional di Kabupaten Jamu. “Kami meminta agar pedagang pasar memberi tanda antrean pengunjung dengan jarak minimal satu meter. Pola ini diterapkan di seluruh pasar tradisional,” kata Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (28/5).

Kader Siaga Trantib

Para kader siaga trantib (KST) yang tersebar di 167 desa/kelurahan bakal dioptimalkan selama adaptasi menuju fase kenormalan baru. Hal itu untuk memastikan masyarakat menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Mau Rapid Test Mandiri dan Bikin Surat Sehat di RSUD Karanganyar? Siapkan Rp440.000!

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, menyatakan bakal bersinergi dengan Pemkab Sukoharjo untuk mempersiapkan penerapan new normal.

Update Covid-19 Indonesia 29 Mei: Kasus Positif Tambah 678 Jadi 25.216, Sembuh 6.492

Masyarakat bisa beraktivitas normal namun harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Kapolres menyebut tingkat kepatuhan masyarakat dalam mematuhi anjuran pemerintah cukup tinggi.

33 Hari Karantina, 1 OTG Positif Covid-19 Dari Klaster Gowa di Sragen Akhirnya Sembuh 

“Sekarang memakai masker sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Disiplin menjalankan protokol kesehatan harus ditingkatkan demi memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho