New Normal di Rutan Solo: Tahanan Baru Dikarantina 14 Hari
Petugas mengecek kamar isolasi tahanan baru sebagai persiapan Rutan Solo dalam menerima tahanan baru. (Istimewa/Rutan Solo)

Solopos.com, SOLO — Rumah Tahanan atau Rutan Kelas I A Solo tak ketinggalan menyiapkan konsep new normal atau tatanan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan konsep new normal tersebut, setiap tahanan yang baru harus menjalani karantina di ruang isolasi selama 14 hari. Untuk itu, Rutan Solo telah menyiapkan dua ruang isolasi berkapasitas 20 orang.

Rencananya, Rutan Solo kembali menerima tahanan baru berputusan inkracht beberapa waktu lagi. Hal itu disampaikan Kepala Rutan Solo, Soleh Joko Sutopo, kepada Solopos.com, Sabtu (30/5/2020).

Menurutnya, penyiapan dua ruangan isolasi atau tempat karantina mandiri tahanan baru itu merupakan bagian dari tatanan new normal Rutan Solo di tengah pandemi Covid-19.

Di Sukoharjo, ASN Mulai Ngantor Dengan Tatanan New Normal Per 5 Juni

“Sudah siap digunakan tetapi kami menunggu Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri dulu untuk pelaksanaannya. Kemungkinan bulan depan sudah bisa menerima tahanan baru berputusan inkracht,” papar Soleh.

Soleh menyebut prosedur penerimaan tahanan baru itu menggunakan protokol kesehatan. Salah satunya, tahanan baru dilengkapi berkas administrasi hasil rapid test nonreaktif Covid-19.

Pengecekan Kesehatan

Lalu, new normal di Rutan Solo juga mengharuskan tahanan baru melalui prosedur pengecekan kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh hingga penyemprotan cairan disinfektan saat masuk lingkungan rutan.

30 Sepeda Motor Disita Polisi Di Tawangmangu Karanganyar, Kenapa?

Ia menambahkan selama dikarantina di ruang isolasi khusus dalam rutan, tahanan baru itu akan dipantau petugas kesehatan. Soleh menyebut penerimaan tahanan baru telah dibuat efektif dan efisien mungkin.

Menurutnya, hal itu agar tahanan baru tidak berpindah-pindah dari ruangan satu ke ruangan lain. Karenanya sebelum memasuki ruangan isolasi tahanan baru akan menyelesaikan berkas administrasi dalam satu ruangan saja.

Ia menambahkan meskipun sudah bersiap menerima tahanan baru sesuai tatanan new normal, layanan kunjungan di Rutan Solo kemungkinan untuk sementara waktu akan tetap menggunakan layanan video call.

Round Up Situasi Kasus Corona Kota Solo: Positif Tambah 1 Jadi 34, Rawat Inap 8 Orang

Hal itu termasuk pengiriman barang berupa makanan kering yakni dapat melalui pelayanan penerimaan barang di Rutan Solo.

“Kami sedang mengonsep kesiapan kami dalam layanan new normal seperti kunjungan, penerimaan tahanan baru, layanan pembinaan kepribadian, maupun pola kehidupan kesehatan para WBP,” imbuh Soleh.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho