New Normal di Rutan Solo, Intip Cara Rutan Tangani Tahanan Baru
Ilustrasi narapidana. (Detik.com)

Solopos.com, SOLO -- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I A Solo mulai bersiap kembali menerima tahanan baru memasuki penerapan new normal di Rutan Solo.

Sebelumnya, Rutan Solo tidak menerima tahanan baru menyusul status Kejadian Luar Biasa (KLB) Kota Solo mulai Maret 2020. Menyambut kenormalan baru atau new normal, Rutan Solo telah menyiapkan dua kamar isolasi khusus atau ruangan karantina mandiri bagi tahanan baru.

Kepala Rutan Solo, Soleh Joko Sutopo, kepada Solopos.com, Sabtu (30/5/2020), mengatakan Rutan Solo sudah menyiapkan simulasi penerimaan tahanan baru. Tahanan yang diterima sudah memperoleh putusan inkrah.

Kegiatan Belajar di Rumah Pelajar Solo Diperpanjang hingga 13 Juli 2020

Hal itu menindaklanjuti arahan Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam simulasi penerimaan tahanan baru yang sudah dilaksanakan, penanganan tahanan baru mengutamakan prosedur kesehatan yang ketat.

"Kalau terkait kenormalan baru [new normal] kami menunggu arahan dari pemerintah pusat. Kemungkinan bulan depan kami sudah bisa menerima tahanan baru, tetapi kami menunggu pihak Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri. Tetapi untuk sementara tahanan yang putusannya sudah inkrah," papar Soleh.

Dia menyebut penerimaan tahanan baru harus memenuhi ketentuan protokol kesehatan. Misalnya, tahanan baru dilengkapi berkas administrasi yang menunjukkan hasil rapid test tahanan bersangkutan non reaktif.

Update Covid-19 Dunia: Kasus Positif Tembus 6 Juta

Karantina 14 Hari di Rutan

Selanjutnya, tahanan baru itu akan menempati ruang isolasi karantina mandiri Rutan Solo selama 14 hari sebelum berbaur dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lainnya.

Soleh menambahkan meskipun sudah bersiap menerima tahanan baru, layanan kunjungan sementara waktu masih akan menggunakan layanan video call. Termasuk, pengiriman barang berupa makanan kering dapat melalui pelayanan penerimaan barang di Rutan Solo.

Sepekan Tak Bertambah! Positif Covid-19 di Sukoharjo Jadi 70, Ada Tambahan dari Makamhaji

"Kami sedang mengonsep kesiapan kami dalam layanan new normal seperti kunjungan, penerimaan tahanan baru, layanan pembinaan kepribadian, maupun pola kehidupan kesehatan para WBP," imbuh dia.

Menurut dia, di setiap blok tahanan sudah dilengkapi dengan sarana mencuci tangan. Selain itu, seluruh WBP sudah memperoleh masker. Ia mengaku perlu proses membiasakan para WBP terkait pentingnya menjalankan protokol kesehatan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho