Tutup Iklan
Ruang utama Masjid Siti Aisyah alias Masjid Kotak Solo. (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO – Kemegahan masjid kotak alias Masjid Siti Aisyah sudah cukup tersohor di Kota Solo. Masjid yang berlokasi di Jalan Menteri Supeno, Manahan, Banjarsari, Solo, itu memiliki bangunan yang sangat mewah layaknya hotel bintang lima.

Nama masjid kotak dipakai karena bentuk https://soloraya.solopos.com/read/20190512/489/991555/beribadah-di-kemegahan-masjid-kotak-manahan-solo-bagaimana-rasanya">Masjid Siti Aisyah yang cukup unik. Masyarakat mengambil cara termudah untuk mengingatnya, yakni Masjid Kotak. Seluruh bangunan masjid ditutupi batu marmer yang menggambarkan kesan mewah. Tak banyak hiasan di dinding dalam masjid, hanya beberapa pahatan yang bertuliskan lafal Allah dan Muhammad.

https://img.solopos.com/upload/img/madjis%20siti%20aisyah%202.jpg" width="600" height="400" alt="" />

Majid Siti Aisyah alias https://soloraya.solopos.com/read/20190512/489/991555/beribadah-di-kemegahan-masjid-kotak-manahan-solo-bagaimana-rasanya">Masjid Kotak yang diresmikan pada awal 2019 selalu ramai dipadati jemaah saat waktu salat isya dan tarawih tiba. Masjid dua lantai yang menampung sekitar 500 jemaah itu memang terasa nyaman untuk beribadah.

Kemewahan Masjid Siti Aisyah menjadi pusat perhatian netizen di https://soloraya.solopos.com/read/20190512/489/991555/beribadah-di-kemegahan-masjid-kotak-manahan-solo-bagaimana-rasanya">Kota Solo. Sejumlah netizen menceritakan pengalaman dan pendapat tentang masjid baru di Kota Solo itu lewat kolom komentar di akun Instagram @agendasolo yang membagikan berita tentang Masjid Siti Aisyah yang dimuat Solopos.com, Minggu (12/5/2019).

Sejumlah netizen merasa kagum dengan keindahan Masjid Siti Aisyah. Namun, tak sedikit pula yang merasa bingung saat hendak menunaikan salat. Sebab, tempat wudunya berada di bagian basement. "Rasanya sejuk luar dalam. Desain keindahan di dalamnya menambah kagum," komentar @ida_nurhidayati.

"Buat ukhti-ukhti, sekilas info, wudu putri di lantas atas. Soalnya saya pernah bingung enggak tahu wudu di mana dan berakhir wudu di wastafel lantai satu," terang @aneballark.

"Kemarin salat magrib dan buka puasa di sana. Bersih benar masjidnya," sambung @gav.alvaro.

"Enggak enak, susah naik buat jemaah putri kalau liftnya enggak hidup," keluh @adrevnia.

"Sayangnya enggak ada tempat parkir khusus jemaah min. Jadi harus bayar parkir di pinggir jalan," sambung @ftkhr_.

"Imamnya bacaannya syahdu. Jadi bisa merasakan nikmat salat mendekat sama Sang Khaliq. Satu hal, tempat parkir agak repot. Jadi, kalau mau salat di sana pastikan dapat tempat parkir. Apalagi jalau bawa kendaraan roda empat," imbuh @solo.ngawi.viatol.

https://img.solopos.com/upload/img/masjid%20siti%20aisyah%203.jpg" width="427" height="640" alt="" />

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, minimnya lokasi parkir menjadi kendala bagi jemaah di Masjid Kotak. Antusiasme jemaah mengikuti kajian di masjid yang diisi ustaz kondang membuat parkir kendaraan meluber hingga ke permukiman warga.

Pengelola Masjid Kotak memang meyambut Ramadan 2019 dengan meriah. Sejumlah ustaz ternama lokal maupun nasional dijadwalkan mengisi kajian serta mengimami salat di masjid tersebut. Selain itu, masjid ini juga menggelar kajian seputar budaya Jawa untuk menambah pengetahuan Islami.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten