Netizen Geger! Bupati Husein Prediksi Omicron Sudah Masuk Banyumas

Bupati Banyumas Achmad Husein membuat geger netizen setelah menyebut virus SARS CoV-2 varian Omicron telah masuk Banyumas.

 Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Antaranews)

SOLOPOS.COM - Bupati Banyumas, Achmad Husein. (Antaranews)

Solopos.com, BANYUMAS — Bupati Banyumas Achmad Husein membuat geger netizen setelah menyebut kemungkinan virus SARS CoV-2 varian Omicron sudah masuk Banyumas. Ia juga mengaku telah melaporkan kasus Covid-19 kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Achmad Ia mengunggah laporan kasus Covid-19 Banyumas di akun Instagramnya. Bupati Banyumas mengunggah laporan kasus Covid-19 lengkap dengan kurva pada secarik kertas di akun Instagram @ir_achmadhusein. “Ini laporan saya ke Pak Gubernur, berisi prediksi. Tidak apa apa, kita hadapi saja,” tulis Achmad.

PromosiJogja Darurat Sampah, Jawa Tengah Penyumbang Sampah Tertinggi Nasional

Pada secarik kertas tersebut, menunjukkan kurva kasus Covid-19 di Banyumas yang meningkat. Kertas itu juga tertulis bahwa pada hari-hari sebelumnya, paling banyak hanya 5 kasus Covid-19. Sementara pada akhir Januari tepatnya pada tanggal 26, kasus Covid-19 melonjak menjadi 12.

Baca Juga: Bernostaslgia, Bupati Banyumas Unggah Video Bocah Mandi di Sawah

Pada keterangan terakhir, Bupati Banyumas Achmad Husein menuliskan prediksi bahwa virus SARS CoV-2 varian Omicron sudah masuk Kabupaten Banyumas. Sejumlah netizen mengkritik prediksi Achmad Husein soal kemunculan virus SARS CoV-2 varian Omicron di Banyumas.

“Enggah usah panik pak, selama masyarakat uripe ora tertekan ya adem ayem bae. Wis lah pijor, wis pada manut vaksin ikih mbok, prokes ya wis pada manut, melas yakin pak sing nembe mulai bangkit gegara pandemi masa enggane arep ngedrop maning, tulunglah pak,” tulis pengguna akun @keranjang_sampah_.

Aja ngurusi virus bae pak, mending ngurusi dalan sing pada bolong [Jangan mengurus virus terus pak, lebih baik mengurus jalan yang rusak],” timpal pengguna akun @satrio_f515.

Baca Juga: Makna Pepali yang Jadi Pantangan Warga Banyumasan

Netizen juga menyesalkan prediksi lonjakan Covid-19 yang muncul saat memasuki Bulan Ramadhan. “Biasa mendekati hari besar Islam ya ky kue, lagu lama ra kanggo vaksine,” komentar pengguna akun @ndri_juliastuti.

“Ramadan tiba Ramadan tiba. Tiba-tiba melonjak tiba-tiba melonjak,” timpale pengguna akun @arjundas.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Achmad Husein (@ir_achmadhusein)

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Karimunjawa Diguncang Gempa M 3,6, BMKG: Getarannya Cukup Teras

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,6 mengguncang Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (17/5/2022) malam.

Binus Dirikan Kampus di Semarang, Ini Lokasinya

Bina Nusantara atau Binus mendirikan kampus di kawasan POJ City, Kota Semarang.

Waduh! Betonisasi Jalan di Semarang Diusik Preman, Ganjar Turun Tangan

Proyek betonisasi jalan Palir-Kaliancir di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), terkendala ulah preman yang meminta uang atau memalang pelaksana proyek.

Joss! Daerah Terdeteksi PMK di Jateng Dapat Bantuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng siap memberikan bantuan kepada peternak di daerah yang terdeteksi wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Mitos Pantai Karangbolong Kebumen, Kental dengan Sosok Nyi Roro Kidul

Mitos atau kisah misteri di Pantai Karangbolong, Kebumen, sangat erat kaitannya dengan sosok Nyi Roro Kidul sebagai penguasa Pantai Selatan dan sarang burung walet yang ada di wilayah itu.

Simak Lur! Ini Alasan Naik ke Area Candi Borobudur Belum Diperbolehkan

GM TWC Borobudur, Aryono Hendro Malyanto, mengungkapkan alasan pengunjung atau wisatawan dilarang naik ke area Candi Borobudur.

Penerima Sudah Meninggal, Bansos Ditilap Pegawai Kecamatan Ngaringan

Terungkapnya aksi pegawai Kecamatan Ngaringan tersebut karena kecurigaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Wisata ke Candi Borobudur, Pengunjung Keluhkan Ini

Sejumlah wisatawan atau pengunjung yang berkunjung ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, mengaku kecewa, ini sebabnya!

Ini Lampu Bangjo Terlama di Kota Semarang, Netizen: Iso Nyambi Ghibah

Berikut lampu bangjo atau traffic light di Kota Semarang yang disebut-sebut menyalakan lampu merah terlama versi netizen.

Akhirnya! Undip Gelar Wisuda Secara Luring, Perdana Sejak Pandemi

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar upacara wisuda secara luring atau dihadiri wisudawan untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19.

Lima Polres di Jateng Diusulkan Naik Tipe C, Salah Satunya di Soloraya

Polda Jateng mengusulkan lima polres di wilayahnya untuk naik tipe dari tipe D menjadi tipe C, salah satunya ada di wilayah Soloraya.

Pemuda di Jepara Meninggal Dikeroyok, Kapolres: Bukan Tawuran Desa

Kapolres Jepara, AKBP Warsono, memastikan kematian pemuda asal Desa Muryolobo, Nalumsari, akibat pengeroyokan dan bukan tawuran antarwarga desa.

Warga Terdampak Reaktivasi Rel Tawang-Semarang Terima Santunan

Balai Teknik Perkeretaapian Jateng memberikan santunan kepada warga terdampak reaktiviasi rel Stasiun Semarang Tawang menuju Pelabuhan Tanjung Emas.

Gudeg Koyor Mbak Tum, Kuliner Legendaris di Semarang Langganan Pejabat

Warung kuliner legendaris di Kota Semarang salah satunya adalah Warung Gudeg Mbak Tum yang ada di Jalan MT Haryono.

Punya Kiai Terbanyak di Jateng, Pati Justru Terkenal Kota Paranormal

Memiliki jumlah kiai, ulama, ustaz, terbanyak di Jawa Tengah, Kabupaten Pati justru terkenal sebagai kota paranormal.

Horok! Kapal Bajak Laut Tiba-Tiba Muncul di Juwana Pati

Sejumlah replika kapal bajak laut dan kapal tempur hadir di acara sedekah laut di Juwana, Pati.