Kemacetan lalu lintas di kawasan Kota Barat Solo (Instagram-@jelajahsolo)

Solopos.com, SOLO – Kemacetan lalu lintas di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi keluhan sejumlah warga. Saking macetnya, sejumlah warga menilai kemacetan di Kota Solo terasa seperti di Jakarta. Hal tersebut disampaikan saat sejumlah orang kembali merasakan kemacetan lalu lintas Solo di hari pertama sekolah, Senin (15/7/2019).

Salah satu titik kemacetan lalu lintas di Kota Solo yang tidak bisa dihindari ada di kawasan Kota Barat. Video viral unggahan pengelola akun Instagram @jelajahsolo, memperlihatkan kemacetan lalu lintas di kawasan Kota Barat Senin pagi.

Antrean kendaraan roda dua dan empat mengular dari arah utara menuju ke Jl. Slamet Riyadi. Saking macetnya, ada pengemudi sepeda motor yang berhenti dengan jarak sangat dekat dengan trotoar untuk berbelok. Sementara arus kendaraan dari Jl. Dr. Moewardi menuju ke arah Flyover Manahan terpantau ramai lancar.

Video viral tersebut menuai beragam komentar berisi keluhan netizen. Ada yang menilai kemacetan itu wajar terjadi karena bertepatan dengan hari pertama sekolah. Namun, ada pula yang berharap pemerintah kota segera mengatasi kemacetan tersebut.

“Solo udah mulai kayak Jakarta ya. Sudah banyak motor pada jalan di trotoar,” komentar @ysf.ang.

Dulu pas bikin Overpass Manahan apa kurang pas ya? Kok malah makin semrawut tumpah semua di Jl. Dr Moewardi. Jalan depannya Solo Paragon ke barat juga semakin lebar malah kayak mati. Jalan di selatan Masjid Kota Barat juga malah menurun fungsi aksesnya,” sambung @dr.khoirul_hadi_spkk.

Enggak beda sama Jakarta. Trotoar jadi jalan sepeda motor,” imbuh @saiful_chelsea_77.

Sementara itu, sejumlah netizen lainnya menceritakan kisah unik dari pengalamannya saat mengantarkan anak ke sekolah. Rupanya, banyak kisah unik yang terjadi selama perjalanan tersebut.

Aku tadi di lampu merah sebelahan sama ibu-ibu pakai pensil alis min,” kelakar @dewi_astutik_.

Wkwkwkwk, bakoh nganter anak min. Pagi-pagi harus jaga mulut biar enggak bengok sana bengok sini,” imbuh @devina_putri_liem.

Saya disesatkan Waze. Dari Gawanan menuju Al Abidin Banyuanyar lewat Adi Sucipto. Niat hati mau lebih cepat lha malah jauh, hampir telat. Pulangnya lewat Klodran ternyata lebih dekat. Tinggal lurus saja sampai belakang rumah,” curhat @selviaagustinne.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: