Kategori: Nasional

Netizen +62 Murka, #Indonesiaraya Trending Topic


Solopos.com/Rika Anggraeni

Solopos.com, JAKARTA — Lagu kebangsaan Indonesia Rayamenjadi perbincangan warga jagat media sosial. Lagu tersebut dijadikan parodi oleh pemilik akun Youtube MY Asean yang berbendera Malaysia sehingga netizen +62 (Indonesia) murka dan menjadikan #Indonesiaraya sebagai trending topic Twitter.

Media sosial dihebohkan video parodi lagu Indonesia Raya, Minggu (27/12/2020). Lirik lagu Indonesia Raya dalam video tersebut diganti dengan kalimat-kalimat ejekan untuk Indonesia dan presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Berdasarkan pantauan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), netizen atau warganet Indonesia yang mengecam aksi video parodi lewat tagar #Indonesiaraya lewat media sosial Twitter hingga menjadi trending topic. Sampai Senin (28/12/2020) pukul 12.30 WIB, cuitan itu diramaikan 400.000 pengguna Twitter.

Ini Kiat Membeli Rumah Sesuai Fengsui

"Matilah Jokoko, mampuslah Soekaporno, amanlah di neraka. Bang***lah rakyatmu, hinalah negerimu, untuk Indognesial jahanam," tulis lirik pada video parodi lagu Indonesia Raya, seperti dikutip JIBI, Senin (28/12/2020).

Dengan kalimat-kalimat yang penuh ejekan, setiap orang yang mendengarkannya akan terbawa emosi, sehingga netizen ramai melontarkan kicauan di Twitter. "Bercanda tentang lagu kebangsaan tidak membuatmu keren. Itu tidak lucu sama sekali," cuit akun Twitter @jjjara131.

Maling Motor Apes Tepergok Pemilik, Viral Deh...

"Bagi saya ini adalah penghinaan, kata-kata yang mendorong kebencian dengan kata-kata yang tidak pantas. Lagu kebangsaan adalah suatu kehormatan bagi suatu negara, yang menimbulkan rasa bangga dan emosi setiap kali kita menyanyikannya," tulis akun Twitter @Nopaya2.

Sangat Tidak Sopan

Begitu pula dengan sejumlah netizen lain yang meminta agar menghormati lagu kebangsaan Indonesia Raya, dengan mencuitkan "hormati lagu Indonesia Raya dan tanah air Indonesia". "Mereka membuat lelucon tentang lagu kebangsaan kita Indonesia Raya ini sangat tidak sopan mohon menjadi orang pintar sekali lagi," cuit pengguna akun Twitter @phikanaa.

Tanaman Hias Kata Fengsui Tentukan Keberuntungan

Sebelumnya, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan meminta Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengusut pelaku pembuatan video parodi Indonesia Raya.

"Kita sudah ada komunikasi dengan Kemenlu dan memang phak PDRM akan melakukan investigasi," ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar ketika dihubungi Antara di Kuala Lumpur, Senin (28/12/2020).

Yoshi mengatakan berdasarkan pemantauannya video tersebut juga sudah diturunkan dari Youtube. "Ini kalau melihat video-nya juga sudah di-take down atau diturunkan. Itu kalau dari sisi channel-nya. Tapi mungkin masih ada karena beredar di media sosial," katanya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Share
Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono