Nemu Batu Langka Seharga Miliaran, Pria Ini Langsung Jadi OKB
Seorang pria Tanzania memperlihatkan batu langka yang membuatnya menjadi orang kaya mendadak. (Istimewa)

Solopos.com, DODOMA - Saniniu Kurya Laizer, seorang pria asal Tanzania mendadak jadi OKB alias orang kaya baru usai batu langka temuannya ditawar setara miliaran rupiah. Batu yang ditemukan Saniniu dipercaya sebagai salah satu permata yang paling langka di dunia.

Jumlah Ibu Hamil Meningkat Selama Pandemi, Pemkab Wonogiri Gencar Sosialisasi KB

Batu permata yang ditemukan tersebut dianggap sebagai salah satu batu permata terlangka di dunia bernama Tanzanite. Batu permata Tanzanite ini biasanya dijual antara 300 dolar AS dan 600 dolar AS per karat atau sekitar Rp4,2 juta hingga 8,5 juta.

Meskipun harganya lebih murah daripada berlian karena tidak memiliki penggunaan industri, wara variasi biru dan ungu mineral zoisite dipandang memiliki potensi untuk berkontribusi pada perekonomian Tanzania.

Dilansir Mashable, Senin (29/6/2020), batu permata langka ini pertama kali ditemukan pada tahun 1967 lalu yang awalnya disebut batu zoisit berwarna biru.

Gubernur Ganjar Klaim Zona Merah Covid-19 di Jateng Tinggal 2 Daerah, Mana Saja?

Salah satu perusahaan perhiasan, Tiffany & Co menyatakan ini batu paling indah yang ditemukan dalam 2.000 tahun terakhir.

Nama batu permata langka ini juga akan dirubah, pasalnya nama Zoisit biru mungkin tidak enak diucapkan dan memiliki arti yang buruk. Hal ini membuat permata ini tak akan laku.

Sejak penemuannya, hampir 40 persen dari batu permata berharga ini telah diselundupkan dan membuat Tanzania mengambil langkah untuk mengatur sektor penambangan.

Anak 15 Tahun Ke Bawah Dilarang, Warga Solo Ngemal Di Daerah Tetangga

Dijual Rp47 Miliar

Pada 2017 lalu, negara ini mewajibkan perusahaan asing memberikan 16 persen saham dalam penjualan batu permata ini pada pemerintah.

Batu permata langka yang ditemukan Saniniu adalah yang terbesar dari batu tanzanite berharga negara yang pernah ditemukan.

Permata Tanzanite ini ditemukan di bukit Mierani utara, batu tersebut memiliki berat 9,26 dan 5,1 kg. Saniniu menjual batu permata tersebut ke pemerintah seharga 3,3 juta dolar AS atau sekitar Rp47 miliar.

Tak Ada Job, Pekerja EO di Solo Banting Setir Jualan Buah Online

Ia bertujuan akan menggunakan uangnya untuk membantu komunitasnya dan membangun sekolah dekat rumahnya dan sebuah mal di Arusha. Batu permata langka, Tanzanite ini berada di museum nasional Tanzania untuk dipamerkan.

Sumber: Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho