Tutup Iklan
Suasana lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, JEPARA — Nilai hasil tangkapan nelayan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, selama sepekan terakhir, cenderung turun. Meskipun cuaca sangat mendukung untuk mencari ikan di laut, namun jenis ikan yang diperoleh tak menjanjikan keuntungan.

"Cuaca laut memang mendukung. Akan tetapi, dalam sehari melaut hanya bisa mendapatkan delapan drum plastik berukuran kecil. Terkadang malah bisa kurang dari jumlah tersebut," kata Jono, salah seorang nelayan di Jepara, Jawa Tengah, Kamis (10/10/2019).

Hasil lelang dari delapan drum yang berisi ikan tersebut, kata dia, hanya mencapai kisaran nilai Rp1,7 juta. Angka tersebut, lanjut dia, tidak sebanding dengan biaya operasional dan kesulitan para nelayan dalam mencari ikan.

Biaya perbekalan melaut selama sehari bisa mencapai Rp1 juta, sedangkan delapan nelayan yang ikut berperan mencari ikan di laut juga perlu mendapatkan upah. "Jika dibagi delapan orang, maka masing-masing tidak sampai mendapatkan uang Rp100.000," ujarnya.

Hasil tersebut, kata dia, berbeda dengan sebelumnya yang bisa lebih, mengingat ikan hasil tangkapan saat ini nilai jualnya rendah karena ikannya berupa petek. Sementara itu, harapan bisa mendapatkan cumi-cumi belum tercapai.

Nurul, nelayan lainnya, juga mengungkapkan hal yang sama. Hasil tangkapan saat ini, menurut dia kurang bagus dari sisi jenis ikannya yang kurang memiliki nilai jual.

"Ikan yang kami tangkap, biasanya hanya dijadikan bahan pakan ikan di tambak sehingga lelangannya juga cukup murah. Berbeda ketika ikannya merupakan ikan konsumsi, harganya jauh lebih mahal," ujarnya.

Ia berharap hasil tangkapan nelayan pada bulan Desember 2019 semakin membaik karena ikan yang dihasilkan biasanya berbeda.

Berdasarkan hasil pantauan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, ratusan perahu nelayan silih berganti bersandar untuk melelang hasil tangkapannya. Ikan yang diperoleh oleh masing-masing nelayan memang bervariasi, namun sebagian besar mengakui hasilnya kurang menggembirakan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten