Nelayan Jepara Hilang di Laut, Perahu Ditepikan
Ilustrasi nelayan Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menepi setelah melaut. (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, JEPARA — Seorang nelayan asal Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (1/7/2019), dinyatakan hilang saat melaut di Perairan Jepara. Sedangkan, perahunya berhasil ditarik ke daratan oleh nelayan setempat.

Kepala Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Fahrur Rozikin, membenarkan bahwa nelayan yang dikabarkan hilang merupakan warganya yang bernama Nor Rohmad, warga Desa Kedungmalang RT 005/RW 003. Peristiwa hilangnya warga itu, kata dia, belum bisa dipastikan pukul berapa.

Namun, dipastikannya perahu yang ditemukan nelayan dalam kondisi kosong tanpa ada korban dan berhasil ditarik ke tepian sekitar pukul 12.00 WIB adalah perahu Nor Rohmad. Lelaki itu, katanya, pergi melaut mulai Senin (1/7/2019) pukul 05.00 WIB seorang diri dan lokasi ditemukannya perahu korban juga masih di perairan Kedung.

Untuk saat ini, lanjut dia, sedang dilakukan pencarian oleh sejumlah pihak terkait, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara hingga sejumlah pihak terkait. Terkait dengan cuaca laut, katanya, cukup mendukung untuk melaut karena tidak memasuki musim baratan sehingga gelombang tidak tinggi.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas III Jepara Trijoto mengungkapkan berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang untuk cuaca untuk wilayah perairan Kepulauan Karimunjawa ketinggian gelombang lautnya bisa mencapai 1,5 m dengan kecepatan angin antara 8 knot-10 knot. Sementara untuk Laut Jawa ketinggian gelombangnya bisa mencapai 2,5 m dengan kecepatan angin 10 knot-25 knot dan perairan utara Jateng ketinggian gelombangnya bisa mencapai 1,25 m dengan kecepatan angin 4 knot-10 knot.

"Artinya, masih aman untuk nelayan yang melakukan aktivitas melaut," simpulnya. Meskipun demikian, imbuh dia, nelayan tetap harus waspada mengingat keamanan selama melaut juga dipengaruhi oleh kondisi perahu nelayan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom