Nekat Sediakan Layanan Esek-Esek, Tempat Karaoke di Madiun Bakal Dikukut
Ilustrasi Prostitusi, PSK (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, MADIUN – Wali Kota Madiun, Maidi, bereaksi keras atas penemuan praktik prostitusi di tempat hiburan malam, In Lounge Pub dan Karaoke. Dia mengancam bakal menutup permanen tempat karaoke di Madiun itu jika masih menyediakan layanan esek-esek.

Praktik ini terbongkar saat aparat Polda Jawa Timur menggerebek tempat hiburan malam, In Lounge Pub dan Karaoke yang berlokasi di Jl. Bali No. 90, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, beberapa pekan lalu. Di sana aparat menemukan praktik prostitusi terselubung.

5 Hari Hilang di Pantai Logending, Mahasiswi Purwokerto Ditemukan Meninggal Mengambang di Lautan

Terbongkarnya kasus tersebut membuat Maidi naik pitam. Dia mengancam bakal menutup permanen tempat karaoke In Lounge jika praktik prostitusi terselubung itu benar-benar terbukti. Saat ini pemkot masih menunggu proses hukum terkait kasus tersebut.

"Ya nanti lihat saja lah. Kalau memang melanggar ya tegas saja. Bisa saja permanen [tutup]. Kita lihat tingkat kesalahannya," kata Maidi, kepada Madiunpos.com, Senin (14/9/2020).

Rudy: Solo Tidak Bisa Lockdown Ala PSBB Jakarta

Sebagai informasi, aparat Polda Jatim menggerebek tempat karaoke In Lounge pada 9 September 2020 lalu. Tim Unit III Asusila Subdit IV Renakta Direskrimum Polda Jatim itu mengungkap adanya praktik prostitusi di dalam klub malam di tersebut.

Satu orang ditangkap dan dijadikan tersangka dalam penggerebekan itu. Orang tersebut adalah pria bernama Yuniar Agung Purwantoro, 46, warga Jl. Borobudur, Kota Madiun. Dia adalah muncikari yang bekerja sebagai papi ladies companion (LC) atau pemandu lagu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom