Nekat Mangkal Malam Hari di Banjarsari Solo, 4 PSK Ditangkap Polisi
Jajaran Polsek Banjarsari Solo menangkap empat PSK, Kamis (4/3/2021) malam. (Istimewa/Dok Humas Polsek Banjarsari)

Solopos.com, SOLO — Sebanyak empat orang pekerja seks komersial atau PSK ditangkap jajaran Polsek Banjarsari Solo saat mangkal di beberapa lokasi wilayah Kecamatan Banjarsari pada Kamis (4/3/2021) pukul 23.30 WIB.

Mirisnya, empat PSK kedapatan mangkal di Banjarsari Solo itu merupakan pendatang yang telah berusia tua.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Djoko Satriyo, kepada wartawan, Jumat (5/3/2021) siang, mengatakan meskipun Polresta Solo intensif menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), jajarannya masih memperoleh aduan terkait aktivitas para PSK.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Klaten Menggila, Cabai Busuk Pun Laku di Pasaran

Ia lantas memerintahkan sebanyak 15 personelnya untuk menggelar operasi pekat dengan sasaran prostitusi jalanan.

“Ada empat orang yang telah kami amankan. Seluruhnya kami bawa ke Mapolsek Banjarsari untuk kami serahkan ke Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Kota Solo,” papar dia mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Djoko Satriyo memerinci identitas para PSK itu yakni SJ, 51, warga Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, lalu MN, 44, warga Gemolong, Sragen, ST, 45, warga Toroh, Purwodadi, dan BD, 46, warga Palian, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Baca juga: Mengintip Pesona Air Terjun Batu Pengantin di Krikilan Sragen, Masih Perawan Lho

Kapolsek menyebut akan terus menggelar operasi pekat sesuai arahan pimpinan untuk mewujudkan Kota Solo bebas pekat.

Diberitakan, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, berniat memberantas praktik prostitusi. Dia menginstruksikan polisi dan jajarannya untuk melacak praktik ilegal tersebut.

Instruksi tersebut disampaikan Gibran setelah terjun melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu (27/2/2021). Dalam operasi pekat di Solo tersebut sebanyak 36 PSK diamankan.

“Kemarin operasi pekat bersama Polresta Solo kan baru pertama kali. Lalu banyak masukan di twitter sama michat lebih banyak, akan kami telusuri dan trace satu per satu,” terang Gibran, Senin (1/3/2021).

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom