Ilustrasi garis polisi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Solopos.com, SOLO -- Pingky Meilina Cahayani, seorang mahasiswi UNS Solo, kehilangan laptopnya yang digondol pencuri. Aksi pencurian itu diketahui dilakukan oleh seorang perempuan yang menggendong bayi.

Peristiwa itu terjadi saat Pingky sedang bekerja paruh waktu sebagai kasir di salah satu kafe di Mangkubumen, Banjarsari, Solo, Senin (13/1/2020) sore. Karena kafe sedang sepi, dia mengisi waktu dengan mengerjakan skripsi. Pada pukul 16.00 WIB, tiba-tiba datang seorang perempuan yang menggendong bayi masuk ke dalam kafe dan memesan minum.

Perempuan tersebut datang diantar oleh seorang perempuan lain bersama anak yang dibonceng pada bagian depan jok motor. Namun, temannya tersebut hanya menunggu di atas sepeda motor.

Baca Juga: Sunda Empire Dibubarkan Kodam Siliwangi 2018, Muncul Lagi karena KAS?

Berdasar informasi yang diunggah oleh pengelola akun Instagram @soloinfo, Kamis (16/1/2020), perempuan tersebut awalnya memesan teh hangat. Kemudian, perempuan tersebut dengan nada terengah-engah juga meminta ayam goreng. Tanpa rasa curiga sedikit pun, Pingky melayani permintaan tamunya.

Pingky pun masuk ke dapur untuk melihat stok ayam goreng yang hendak dipesan oleh perempuan tersebut. Ketika kembali ke meja kasir untuk mengonfirmasi pesanan, dia terkejut perempuan tersebut telah mengambil laptopnya.

Baca Juga: 560 Batang Rokok Ilegal di Karanganyar Disita

Pelaku langsung kabur dengan membonceng rekannya tadi. Pingky sempat mengejar pelaku bahkan sempat menarik bagian belakang sepeda motor pelaku hingga terseret sejauh 5 meter. Namun pelaku berhasil kabur.

"Enggak ada [curiga], karena dia pesan minum itu dengan nada ngos-ngosan. Lah saya kira dia itu habis kena musibah juga. Terus saya suruh duduk. Tapi saya curiganya kok yang di motor enggak turun. Cuman penumpang belakang itu [yang turun]," jelas Pingky kepada Solopos.com melalui Direct Message (DM) Instagram, Jumat (17/1/2020).

Pingky melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Manahan, Solo. Menurutnya, pelaku sudah mempunyai rencana untuk mencuri lantaran pelat nomor sepeda motor yang mereka pakai ternyata palsu.

Baca Juga: Besarnya Jaringan MeMiles Sampai Keluarga Cendana Pun Terlibat

"Dari pihak kepolisian sudah membantu mendatangi nopol yang dipakai pelaku. Dan ternyata nopol itu sudah dipalsukan. Jadi, pihak polisi sudah mendatangi nopol itu di daerah Klaten, tapi nopol itu digunakan di motor lain. Sepertinya sudah punya rencana mencuri, soalnya dia menyempatkan memalsukan pelat nomor," tambah mahasiswi semester VII Universitas Sebelas Maret (UNS) ini.

Pingky mengaku sedih lantaran laptop miliknya itu berisi data-data skripsinya. "Karena itu file skripsi saya penting sekali. Saya ngulangin lagi dari awal," paparnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KOTA SOLO || SURAKARTA (@soloinfo) on


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten