Nekat Buka Water Barrier, Warga Sangkrah Solo Ditabrak Sepeda Motor
Kondisi motor korban yang mengalami kecelakaan. (istimewa)

Solopos.com, SOLO — Sukino Hadi, 68, warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, dilarikan ke RS DKT Solo seusai terlibat kecelakaan di Jl. dr. Moewardi tepatnya di Simpang Empat Mawar, Solo, pada Selasa (20/10/2020) pagi. Korban ditabrak sepeda motor setelah membuka water barrier di Simpang Empat Mawar menuju ke arah barat atau Jl. Kenanga.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi, kepada wartawan menyampaikan kronologi kecelakan berawal ketika Sukino mengendarai sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 3676 OO. Korban melaju dari arah utara ke selatan atau turun dari Flyover Manahan. Saat berada di simpang empat, Sukino turun dari sepeda motor membuka water barrier milik Dinas Perhubungan itu. Setelah membuka water barrier, korban mengarah ke barat.

Hasil Tangkapan Razia Knalpot Brong Solo Turun Drastis, Sudah Pada Sadar?

“Saat sudah membuka water barrier, korban hendak melaju tapi tidak memperhatikan kendaraan dari arah selatan. Sedangkan, dari arah selatan ada sepeda motor melaju dan tidak bisa menghindari korban,” papar Kasatlantas mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak.

Pengendara sepeda motor yang menabrak korban yakni Arif Samtosi, 27, mengendarai sepeda motor Suzuki GSX berpelat nomor AD 5166 AFB.

Salah seorang petugas keamanan Masjid Kota Barat sudah memperingatkan korban agar tidak membuka water barrier. Namun, korban tidak memedulikan peringatan itu.

Nyetir Mobil Sendirian Tetap Wajib Pakai Masker, Nanti Kena Razia Loh!

Afrian menjelaskan pemasangan water barrier itu untuk mengurai kemacetan. Menurutnya, water barrier itu juga alat rekayasa lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak mengubah maupun memindahkan water barrier itu. Saat ini dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu telah berada di Mako Satlantas Polresta Solo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom