Nekat Balap Liar di Mojosongo Solo, 16 Pemuda Diciduk Polisi

Pembubaran balap liar itu berawal dari aduan warga ke call center Tim Sparta Polresta Solo tentang adanya aksi kebut-kebutan belasan pemuda.

 Tim Sparta membubarkan aksi balap liar di Jl. Ringroad, Mojosongo, Solo, pada Senin (26/7/2021) dini hari. (Istimewa/Humas Polresta Solo)

SOLOPOS.COM - Tim Sparta membubarkan aksi balap liar di Jl. Ringroad, Mojosongo, Solo, pada Senin (26/7/2021) dini hari. (Istimewa/Humas Polresta Solo)

Solopos.com, SOLO — Tim Sparta Polresta Solo menangkap 16 pemuda dan menyita 11 sepeda motor yang digunakan untuk balap liar di Ring Road Mojosongo pada Senin (26/7/2021) dini hari. Polisi juga menduga ada perjudian balap liar mempertaruhkan peserta balap liar.

Kasat Sabhara Polresta Solo, Kompol Sutoyo, kepada wartawan, mengatakan pembubaran balap liar itu berawal dari aduan warga yang masuk ke call center Tim Sparta.

Menurutnya, dalam aduan itu menyebutkan ada aksi kebut-kebutan belasan pemuda yang membahayakan pengguna jalan lain. Tim Sparta pun langsung bergerak menindaklanjuti aduan itu.

Baca juga: Lancar Jawab Pertanyaan Panglima TNI, Babinsa Kemlayan Solo Dapat Hadiah Tiket Pendidikan Bintara

“Ada 16 pemuda yang kami bawa ke Mapolresta Solo dan sepuluh sepeda motor. Salah satunya berupa Yamaha N-Max yang digunakan balap liar,” papar dia.

Ia menambahkan seluruhnya sudah diproses hukum oleh Satlantas Polresta Solo. Sementara itu, para pemuda sebelum dipulangkan mereka mengikuti pembinaan di kantor polisi.

“Kami minta kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya. Jangan sampai ikut balap liar. Tekankan mereka agar istirahat saja dan kumpul dengan keluarga di rumah,” papar dia.

Baca juga: Aturan Baru Penyekatan Jalan Solo: Siang Dibuka, Malam Ditutup

Terpisah, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menegaskan Polresta Solo terus berpatroli sekaligus razia kendaraan berknalpot brong. Hal itu untuk mewujudkan suasana Solo kondusif bebas dari aksi balap liar.

“Kami tidak akan menoleransi terhadap penggunaan knalpot brong. Kami akan tindak tegas, sepeda motor yang menggunakan knalpot brong bakal kami kandangkan,” papar Kapolresta Solo.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Waduh.. Sehari, 1 Rumah di Sukoharjo Terbakar Hingga 2 Kali. Kok Bisa?

Sebuah rumah di Jalan Teratai CB 7 Solo Baru, Grogol, Sukoharjo terbakar sebanyak dua kali dalam satu hari.

Cemari Saluran Irigasi, Pemilik Home Industri Klaten Jadi Tersangka

HR, warga Ceper, Klaten, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencemaran saluran irigasi di Ngreden, Kecamatan Wonosari, yang berubah warna jadi merah.

Inilah 6 Kekuatan Super Burung Hantu yang Dilindungi 12 Desa di Klaten

Burung hantu atau Tyto Alba memiliki enam kekuatan super yang tidak dimiliki jenis burung lain.

Klaster PTM Solo Meluas, 12 Siswa SMP Terpapar Covid-19

Klaster penularan Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM di Kota Solo meluas ke jenjang SMP, sebanyak 12 siswa dari 2 SMP terpapar Covid-19.

Islamic Center Senilai Rp3 Miliar Dibangun di Sragen, di Sini Lokasinya

Pembangunan Islamic Center di Sragen merupakan bantuan dari Word Assembly of Muslim Youth (WAMY) bersama Yayasan Lembaga Bakti Muslim (YLBM) Al Falah Sragen.

Terungkap, Ini Penyebab Atap Serambi Masjid Nguter Sukoharjo Ambruk

Atap serambi Masjid Nguter yang terbuat dari konstruksi baja ringan diduga tak kuat menahan beban genting sehingga ambruk.

Bruuuk. Atap Serambi Masjid Nguter Sukoharjo Tiba-Tiba Ambruk!

Atap serambi Masjid Nguter Sukoharjo tiba-tiba ambruk beberapa jam selepas digunakan para jamaah untuk menunaikan Salat Subuh.

Acara Wisuda dengan Prokes Ketat, Stikes Estu Utomo Lepas 132 Wisudawan

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Estu Utomo Boyolali melaksanakan wisuda 132 mahasiswa di Hallroom Lorin Hotel, Karanganyar, Rabu (6/10/2021).

Sebulan Kosong, Fasilitas Isoter Gedung Wanita Karanganyar Dibongkar

Fasilitas isoter Gedung Wanita Karanganyar mulai dibongkar setelah tidak dipakai pasien OTG Covid-19 sejak September.

Raih Emas PON, Tali Asih Mustakim Klaten Rp12,5 Juta, Besar Apa Kecil?

Tali asih yang diterima Mustakim setelah meraih medali emas dari PON XX Papua senilai Rp12,5 juta dari Pemkab Klaten.

10 Jalan di Soloraya Jadi Ajang Balap Liar, Salah Satu Jadi Arena Judi!

Sebanyak 10 jalan raya di Soloraya kerap jadi lokasi balap liar, bahkan ada balap liar yang dijadikan arena judi.

Sudah Renggut 4 Nyawa, Ini Langkah Dinkes Klaten Tangani DBD

Sejumlah langkah dilakukan Dinkes Klaten untuk mewaspadai DBD yang sudah merenggut empat nyawa selama 2021.

Round Up: Peraih Emas PON, Mustakim Ingin Bantu Ortu Bertani di Sawah

Khoirudin Mustakim, atlet silat asal Klaten peraih medali emas di PON XX Papua berencana membantu orang tua bertani di sawah selama berada di rumah.

Asyik, 3.500 PKL dan Pemilik Warung Wonogiri Cairkan Bantuan Rp1,2 Juta

Sebanyak 3.500 pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung di Wonogiri bisa mencairkan bantuan uang tunai dari pemerintah pusat senilai Rp1,2 juta melalui Polres Wonogiri.

Bupati Sragen: Akses Layanan Pemerintah Harus Tunjukkan Bukti Vaksin!

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mewajibkan syarat kepada warga yang ingin mendapatkan layanan pemerintahan dengan menunjukkan kartu vaksin.