Kategori: Solo

Natal & Tahun Baru, Stok BBM dan Elpiji Soloraya Dipastikan Aman


Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi

Solopos.com, SOLO – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), siap menambah stok bahan bakar minyak (BBM) jenis gasolin hingga 15% dari rata-rata harian normal. Pertamina juga menambah stok elpiji sebanyak 9% dari rata-rata harian normal di Soloraya.

Hal itu dilakukan dalam rangka menjaga kesiapan stok selama momentum Natal dan Tahun Baru.Untuk BBM gasolin dari rata-rata harian normal sebesar 2.495 kiloliter ditambah menjadi 2.868 kiloliter di wilayah Soloraya, yakni meliputi Klaten, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, Solo dan Karanganyar.

Sedangkan untuk stok elpiji dari rata-rata harian normal sebesar 729 metric ton menjadi 793 metric ton di Soloraya. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari penambahan elpiji public service obligation (PSO) sebanyak 9% dari rata-rata normal yaitu 673 matric ton menjadi 730 matric ton dan elpiji non-PSO yang ditambah sebanyak 16% dari 44 matric ton menjadi 51 matric ton.

Sedangkan sisanya ada kuota untuk pengisian tanpa tabung yang biasanya dilakukan di hotel atau pabrik yang memiliki tabung elpiji sendiri. Sales Area Manager DIY & Surakarta, Pande Made Adi Suryawan, mengatakan untuk mrmastikan kesiapan pelayanan selama momentum Natal dan Tahun Baru tersebut Pertamina membentuk satuan tugas (satgas) yang dimulai pada 18 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020.

"Tujuannya untuk mengoptimalkan penyaluran BBM di Jawa Tengah khususnya di wilayah Soloraya," kata dia kepada wartawan di Solo, Rabu (18/12/2019).

Dirinya menambahkan, prediksi kenaikan konsumsi tertinggi produk BBM jenis gasolin akan terjadi pada produk Pertamax dan Pertamax Turbo dengan masing-masing peningkatan sebesar 18% dan 20%.

“Pertamax diprediksi naik dari rata-rata normal sebesar 399 kiloliter menjadi 471 kiloliter dan Pertamax Turbo dari 9,39 kiloliter menjadi 11,27 kiloliter. Sedangkan untuk produk BBM jenis gasoil diperkirakan turun 10% karena diperkirakan banyak industri yang akan libur," jelas dia.

Menurutnya kesiapan Satgas Pertamina MOR IV di tahun ini mendapat tantangan baru karena arus wisatawan yang akan datang ke wilayah Jateng menggunakan jalur darat diprediksi lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

“Semenjak dibukanya tol Trans Jawa, wilayah kerja Pertamina MOR IV di Jawa Tengah menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin berlibur akhir tahun karena dapat dijangkau dengan mobil pribadi secara cepat. Selain menambah stok, kami juga mengoptimalkan pelayanan BBM dan elpiji di seluruh wilayah operasional," terang dia.

Untuk pelayanan di jalur tol Trans Jawa (utara), Pertamina menyiapkan sebanyak 21 lokasi pelayanan BBM yaitu sebanyak enam kios Mobile Dispencer, empat kios kemasan, empat SPBU modular dan tujuh SPBU regular.

Sedangkan di jalur selatan Pertamina akan menyediakan dua kios kemasan dan dua Pertashop. Untuk memperkuat ketahanan distribusi Satgas Pertamina akan menyiagakan selama 24 jam suplai point BBM yaitu tujuh Terminal BBM (fuel terminal) dengan didukung sebanyak 458 Armada Mobil Tangki.

Sedangkan untuk Elpiji, Satgas Pertamina menyiagakan dua Depot LPG selama 24 jam yang di dukung oleh 22 SPPBE (Stasiun Pusat Pengisian Bulk Elpiji) untuk siaga selama masa libur ini.

Di sisi lain, untuk memperkuat layanan penyaluran BBM dan elpiji di masa libur akhir tahun ini, Pertamina telah mengkondisikan lembaga penyalur baik SPBU dan pangkalan elpiji untuk melayani masyarakat.

Total terdapat 868 SPBU yang berada di lokasi strategis atau di jalur mudik dan wisata, telah dikoordinasikan untuk dapat beroperasi selama 24 jam. Kemudian ada 4.755 pangkalan elpiji PSO serta 490 outlet elpiji non PSO di Jateng yang akan tetap buka di tanggal merah atau hari libur dengan mempertimbangkan waktu ibadah.

Disebutkan untuk wilayah Soloraya terdapat 8.627 pangkalan reguler dan 890 pangkalan satgas. "Secara keseluruhan kami telah siap untuk melayani konsumen BBM dan elpiji serta penumpang maskapai penerbangan selama hari raya Natal dan libur tahun baru 2020," kata Pande.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita