Nasib Pelaku Seni dan Wisata di Bantul Ketika PPKM Diperpanjang

Para pelaku seni dan wisata di Kabupaten Bantul semakin tercekik secara perekonomian menyusul keluarnya Inbub Bantul terkait PPKM level 4.

 Ilustrasi seniman Bantul

SOLOPOS.COM - Ilustrasi seniman Bantul

Solopos.com, BANTUL – Keluarnya Instruksi Bupati Bantul (Inbub) No.21/Instr/2021 tentang pemberlakukan PPKM Level IV Covid-19 di Kabupaten Bantul memberi dampak signifikan terhadap pelaku seni dan wisata.

Para pelaku seni dan wisata semakin tercekik secara perekonomian. Sebab, dalam Inbub No.21/instr/2021 terdapat pelarangan kegiatan hajatan, pentas seni dan penutupan objek wisata.

Salah satu pelaku senin, Antok Hermanto, pimpinan Orkes Mawar Rimba,Sanden, Bantul mengaku harus membatalkan 7 jadwal pentas. Karena adanya kebijakan perpanjangan PPKM level IV dan adanya Inbub No.21.

Baca juga: 12 Kafe di Bantul Disegel Selama PPKM Darurat dan PPKM Level IV

Padahal, awalnya pihaknya berharap hajatan dan pentas seni sudah diperbolehkan, mengingat sudah sebulan lebih. Dirinya bersama pelaku senin di Bantul tidak mendapatkan penghasilan karena penerapan PPKM mikro hingga PPKM level IV.

“Terpaksa kami batalkan semua. Beberapa di antara kami, sudah ada yang pindah profesi dengan berjualan madu dan serabutan. Karena memang sudah sebulanan kami tidak memperoleh pendapatan. Karena hajatan dan pentas seni dilarang,” jelas Antok, Senin (26/7).

Baca juga: Terjerat Utang Bikin Pemuda Gunungkidul Nekat Bobol Kantor Pegadaian Sleman

Karena batal pentas, pelaku seni dari Srigading, Sanden, Bantul ini pun akhirnya memilih berkomunikasi dengan pihak yang telah memesan jasanya. Beruntung, beberapa pemesan meminta agar uang panjar tidak dikembalikan.

“Kami komunikasi dulu. Banyak yang minta enggak dikembalikan. Namun, ada juga yang kami kembalikan. Tergantung, komunikasinya,” jelasnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Dalam Sehari 785 Pasien Covid-19 di Bantul Sembuh

Selain pelaku seni, kondisi yang hampir sama juga dialami oleh pengelola Puncak Sosok, Bantul. Mereka tidak bisa berbuat banyak karena adanya perpanjangan PPKM Level IV.

“Mau bagaimana lagi. Kami hanya bisa pasrah. Sementara kami masih bisa bertahan. Tapi untuk waktu sebulan. Jika penutupan wisata diperpanjang lebih dari satu bulan, kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Karena selama ini kami mengandalkan uang tabungan,” jelas pengelola Puncak Sosok, Rudi Haryanto.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Saluran Irigasi Peninggalan Belanda Jebol, Ini Nasib Lahan Pertanian di Kulonprogo

Saluran irigasi peninggalan Belanda yang jebol berada di Dusun Pantog Wetan, Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo.

Musim Kemarau Basah, Sejumlah Wilayah Di Bantul Alami Kekeringan

Kendati demikian, kemarau yang masih sesekali hujan membuat dampak kekeringan tak seperti kemarau kering.

Razia Gabungan Di Rutan Wates, Petugas Temukan Benda Terlarang

Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto mengatakan razia gabungan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya peredaran narkotika

Capaian Vaksinasi Di Bantul Dinilai Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Dinkes Bantul beralasan jika Bantul bukanlah pilot projek vaksinasi di DIY seperti Kota Jogja dan Sleman?.

Pengumuman! Pemkot Jogja akan Gelar Wayang Jogja Night Carnival, Catat Tanggalnya

Pemkot Jogja akan tetap menggelar Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) meski masih masa pandemi. WJNC akan digelar secara hibrid.

Warga Bisa Urus Dokumen Ini, Di Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri Kulonprogo

Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) membantu masyarakat Kulonprogo dalam pengurusan dokumen kependudukan.

Pengumumam, Di Jogja Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Sesuai Inmendagri Nomor 43/2021, Kota Jogja dipilih menjadi salah satu wilayah yang menerapkan uji coba di kawasan mal.

Kebijakan Ganjil Genap Objek Wisata Bantul Dievaluasi

Penerapan kebijakan ganjil genap di objek wisata Hutan Pinus Sari Mangunan, Bantul dievaluasi.

Miris, Gadis di Bawah Umur Dijual ke Pria Hidung Belang

Dua pemuda asal Banjarnegara, Jawa Tengah tega menjual seorang gadis di bawah umur kepada pria hidung belang.

Ngentak Mangir Dulu Susah Sinyal, Kini Malah Jadi Kampung Internet

Inisiatif warga untuk berlangganan internet dan menyebarkan ke seluruh rumah membuat Kampung Ngentak Mangi di Bantul tak lagi susah sinyal.

Pemkab Bantul Ajukan Pantai Parangtritis untuk Dibuka

Pemkab Bantul mengajukan Pantai Parangtritis untuk melakukan uji coba operasional selama PPKM

15.000 Dosis Vaksin Moderna Mulai Disalurkan Kepada Warga Kulonprogo

Pemberian vaksin Moderna untuk warga Kulonprogo telah dimulai sejak Sabtu (18/9/2021). Jumlah vaksin Moderna yang tersedia sebanyak 15.000 dosis.

Pengelola Objek Wisata di Jogja Keberatan Aturan Ganjil Genap

Pengelola objek wisata di Kota Jogja keberatan apabila aturan ganjil genap jadi diberlakukan. Pasalnya, tanpa aturan itu pun, jumlah pengunjung yang bisa masuk sangat sedikit.

Deretan Orang Kaya dari Jogja, Ada Nama Artis Ibu Kota

Ini dia deretan orang kaya atau konglomerat dari Jogja, DI Yogyakarta, yang salah satunya berasal dari dunia hiburan Tanah Air.

Indahnya Tempat Wisata Tersembunyi di Bantul Ini, Jalannya Menantang Hlo

Tempat wisata kali ini begitu menantang medan jalan yang ditempuh dan hanya bisa dilalui sepeda motor. Pengunjung harus berhati-hari karena jalannya yang setapak dan sampingnya terdapat sungai.

Puluhan Kendaraan Menuju ke Hutan Pinus Mangunan Diminta Putar Balik

Puluhan kendaraan yang menuju ke Hutan Pinus di Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY, diminta putar balik karena pemberlakuan penyekatan.