Nasib Azis Syamsuddin di Partai Golkar akan Ditentukan Siang Ini

Partai Golkar akan menyatakan sikapnya siang ini terkait kasus suap yang menjerat kader mereka, Azis Syamsuddin.

 Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Internal elite Partai Golkar belum satu suara menyikapi satu anggotanya, Azis Syamsuddin, yang tersandung kasus suap DAK Kabupaten Lampung Tengah.

Pengawas Bakumham DPP Golkar, Muslim Jaya Butarbutar, meminta Azis Syamsuddin mengundurkan diri dari Wakil Ketua DPR. “Kita minta beliau (Azis) mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR. Namun jika tidak mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR, Golkar akan mengganti beliau sebagai Wakil Ketua DPR,” kata dia, kepada wartawan, Sabtu (25/9/2021).

Sementara Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyatakan masih mengaji masalah ini. “Golkar sedang mengkaji secara dalam,” kata Airlangga di Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Baca Juga: Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin 

Dia mengatakan Golkar bakal menyampaikan sikap terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Azis Syamsuddin siang ini. Sikap Golkar bakal disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar, Adies Kadir.

“Kita akan memberikan penjelasan. Silakan hadir ke DPR jam 14.00. Nanti Pak Adies dan tim akan menjelaskan,” ucapnya.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju terkait DAK Kabupaten Lampung. Suap diduga diberikan Azis ketika AKP Robin masih menjadi penyidik KPK.

Baca Juga: Demi Atur Kasus, Azis Syamsuddin Janjikan Rp4 Miliar ke Penyidik KPK

Suap Rp3,1 Miliar

Suap itu diduga diberikan agar Robin membantu mengurus penyelidikan kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah. Penyelidikan saat itu dilakukan terkait dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado.

Azis diduga telah memberi suap Rp3,1 miliar ke AKP Robin. Suap diberikan secara bertahap, baik langsung ke AKP Robin ataupun lewat pengacara bernama Maskur Husain.

“Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP dan MH sebesar Rp 4 miliar, yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp 3,1 miliar,” ujar Ketua KPK, Firli Bahuri.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Atas perbuatannya, Azis Syamsuddin diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) a atau Pasal 5 ayat (1) b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Azis kemudian ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Selatan.

“Kami menegaskan bahwa KPK tidak segan menindak penyelenggara negara yang melakukan perbuatan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi,” ucap Firli.


Berita Terkait

Berita Terkini

Analisis Gagalnya Celeng Perjuangan di Media Sosial

Artinya, percakapan lebih banyak berpusat pada klaster-klaster itu, bukan pada akun-akun yang memperkuat narasi "celeng perjuangan".

Lansia Singapura Divonis 12,5 Tahun Penjara, Coba Perkosa WNI

Seorang pria lansia di Singapura berusia 68 tahun mencoba memperkosa PRT asal Indonesia yang bekerja di rumahnya.

Jadi Landasan Transformasi, UNS Raih Poin Tertinggi IKU 2020/2021

Setiap lembaga atau instansi pemerintah wajib merumuskan IKU dan menjadikan hal itu sebagai prioritas utama.

Menko Airlangga Ajak Anggota ASEAN Membangun Ekonomi Digital

Menko Airlangga menekankan kondisi pandemi telah mengakselerasi proses transformasi digital di dunia termasuk di ASEAN.

Jaga Transparansi Dana Haji, BPKH Adakan Diseminasi

BPKH gelar diseminasi pengawasan haji untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana haji.

Wussss...Angin Puting Beliung Landa Karangpandan

Belasan rumah di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, rusak ringan setelah wilayah tersebut disapu angin puting beliun.

Teknologi Tak Dapat Gantikan Peran Guru dalam Mendidik

Mesin tidak dapat sepenuhnya menggantikan pendidik manusia dalam memberikan pengajaran kepada siswa.

Yusril Sebut Mubazir Jika Benih Lobster Dilarang Diekspor

Yusril Ihza Mahendra menyebut larangan mengekspor benih lobster adalah hal yang mubazir mengingat kebijakan budidaya lobster di dalam negeri tak jelas.

Pilu Pengakuan Anak Tersangka Ditiduri Kapolsek, Dijanjikan Ayah Bebas

S mengaku selama hampir dua pekan Iptu IDGN terus membujuknya dengan iming-iming sang ayah selaku tersangka akan dibebaskan.

Yusril Gugat Aturan Larangan Ekspor Benih Lobster, Ini Alasannya

Yusril Ihza Mahendera meminta MA mencabut larangan mengekspor benih lobster. Yusril menjadi kuasa hukum PT Kreasi Bahari Mandiri dan beberapa nelayan kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB).

10 Berita Terpopuler: Kecelakaan Bos Indomaret hingga Cerita Paundra

Direktur PT Indomarco Prismatama, Yan Bastian, menjadi korban meninggal dalam kecelakaan Tol Cipularang, Sabtu (16/10/2021), menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (18/10/2021).

Yuni Meneriakkan ”dengan Lembut” Suara Perempuan yang Tak Terdengar

Cerita Yuni adalah kisah dengan basis eksplorasi tentang anak-anak dan remaja yang menghadapi misteri hidup dan mati.

Tinggal 2 Bulan, Bupati Sukoharjo Optimsitis MPP Rampung Sesuai Target

Meski tinggal tersisa dua bulan waktu pengerjaan dengan progres baru 38%, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, optimistis pembangunan Mal Pelayanan Publik bisa rampung tepat waktu.

Menguak Misteri Deretan Kecelakaan Maut di Km 91 Tol Cipularang

Tol Cipularang yang menghubungkan Cikampek-Bandung sepanjang 54 km berada di pegunungan sehingga jalannya naik turun dan juga mempunyai banyak jembatan yang panjang dan tinggi.

Tenaga Pendidik FIB UNS Solo Berlatih Penanggulangan Kebakaran

Pelatihan penanggulangan kebakaran di FIB UNS Solo terselenggara lantaran adanya kesadaran bahwa bencana -- khususnya kebakaran -- dapat terjadi di manapun dan kapanpun.