Nasib 129 Calon Dosen UNS Terkatung-Katung

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLO--Nasib 129 calon dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo masih menggantung. Pasalnya informasi kelulusan ujian tahap pertama yang seharusnya diumumkan Selasa (18/9/2012), sampai saat ini belum keluar.

Pembantu Rektor II UNS, Jamal Wiwoho, menjelaskan pihaknya sebagai penyelenggara hanya bisa menunggu keputusan dan pengumuman dari pusat, sehingga tidak bisa mengambil kebijakan apa pun mengenai pengumuman hasil tes CPNS yang dilaksanakan Sabtu (8/9) lalu. “Sudah banyak yang menanyakan hasilnya langsung kepada saya, tapi saya tidak bisa menjawab karena dari pusat memang belum ada,” jelasnya kepada wartawan di ruang Humas UNS, Selasa (25/9/2012).

Keterlambatan pengumuman itu menurut Jamal bisa jadi karena belum adanya sinkronisasi dalam sistem perekrutan baru yang dibuat terpusat. Awalnya rekrutmen dilaksanakan oleh masing-masing departemen yang bersangkutan, tapi sekarang di bawah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB). “Padahal niatnya baik agar tidak ada satu orang yang mengisi dua posisi,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya memohon maaf kepada para peserta tes ujian dosen CPNS tahap pertama jika dengan kondisi itu menyebabkan perasaan gelisah dan tidak berani untuk berpergian keluar kota. “Kami minta maaf jika menyebabkan para peserta ujian dosen CPNS merasa tersandera karena harus menunggu pengumuman,” paparnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan ujian tahap kedua yang berupa ujian materi substansial yang dilaksanakan di falkutas, Jamal menjelaskan hal itu akan diusahakan untuk dilaksanakan sehari setelah pengumuman dari pusat turun. “Saya sudah koordinasi dengan para dekan agar terus bersiap untuk pelaksanaan ujian tahap dua,” paparnya.

Via SMS

Jamal menambahkan pihaknya akan mengusahakan untuk memberi pengumuman kelulusan secara langsung kepada para peserta melalui SMS. Hal itu untuk mengantisipasi jika tidak semua peserta bisa mengakses pengumuman internet secara langsung. “Nanti kalau pengumuman sudah turun, kami akan kirim SMS ke semua peserta, terutama yang lolos agar bisa bersiap untuk ujian selanjutnya,” jelasnya.

Selain itu meski akan ada pengumuman via SMS, Jamal mengimbau kepada para peserta untuk tetap mengecek melalui halaman web di situs pengumuman ujian resmi. Agar tidak terjadi kasus penipuan via SMS yang mengatasnamakan UNS. “Saya kira para peserta harus sudah bisa memilah informasi secara rasional.” tutupnya.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Sosok Sabdo Palon, Tokoh yang Dikenal Sebagai Penguasa Tanah Jawa

Inilah sosok Sabdo Palon yang dikenal sebagai tokoh penguasa Tanah Jawa.

Arhan & Dewangga Dapat Panggilan Timnas untuk FIFA Matchday

Dua pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga, mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Matchday.

Geruduk KSP Sejahtera Bersama Klaten Lagi, Nasabah Ancam Lapor Polisi

Nasabah akan menempuh jalur hukum setelah dana yang mereka simpan di KSP Sejahtera Bersama Klaten tak kunjung cair.

Ada Bebek Peking, Ini Menu Imlek di BWP Solo Baru yang Wajib Dicoba

Melengkapi kemeriahan perayaan Imlek, ada pertunjukan barongsai yang akan hadir di Crystal Sapphire Restaurant Best Western Premier Solo Bar.

Terungkap! Ini Alasan Chef Arnold Membeli NFT Ghozali Everyday

Chef Arnold mengaku bahwa awalnya dia tidak tertarik untuk membeli NFT "meme" Ghozali Everyday. 

Pembalap Dorna Sports Ogah Dikarantina, IDI: Tak Ada Kecuali!

Diketahui, Indonesia akan menyelenggarakan ajang balap MotoGP di Mandalika tahun 2022 ini.

Bio Farma Belum akan Impor Booster, Pemerintah Masih Pakai Vaksin Hibah

Holding BUMN Farmasi PT Bio Farma (Persero) belum mendapat penugasan untuk melakukan impor vaksin Covid-19 pada tahun ini.

Kios Banyak Tak Ditempati, Begini Kondisi Pasar Bekonang Lantai 2

Banyak pedagang yang mendapatkan jatah kios di lantai II memilih untuk tidak berjualan atau hanya berjualan di hari-hari tertentu saja

Paspor Jepang dan Singapura Masih Terkuat di Seluruh Dunia

Jepang dan Singapura masih menjadi paspor paling kuat dengan akses bebas visa ke 192 negara di seluruh dunia.

Penyebab Truk Ngglondor Hantam Kontainer di Tanjakan Keboan Boyolali

Evakuasi truk yang terlibat kecelakaan sempat mengalami kendala karena barang bawaan truk tronton tidak mudah dievakuasi dan terkendala cuaca.

Komunitas Isuzu Panther Soloraya Jadi Duta Wisata Karanganyar

Komunitas Isuzu Panther Soloraya menjadi duta wisata yang membantu mempromosikan tempat-tempat pariwisata Karanganyar.

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Larangan Dicabut, 29 Perusahaan Telah Ekspor Batu Bara dengan 48 Kapal

Kementerian Perdagangan melaporkan 48 kapal bermuatan batu bara dari 29 perusahaan telah meninggalkan perairan Indonesia  untuk ekspor.

Atit Novitasari Berpulang, Klaten Kehilangan 16 Kades Aktif

Sebelum kades Glagahwangi, Atit Novitasari, meninggal dunia, jumlah kades aktif yang meninggal dunia telah mencapai 15 orang.

Gibran Ajukan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1 Lagi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali mengajukan Stadion Manahan Solo sebagai venue Liga 1.

Les' Copaque Bantah Upin dan Ipin Meninggal di Sulawesi

Les' Copaque Production membantah kabar Upin dan Ipin meninggal di Sulawesi.