Nasi Tewel Khas Pati, Enak, Murah & Bercita Rasa Pesisir

Keunikan dari nasi tewel ini adalah penyajiannya yang menggunakan alas daun jati sehingga membuat aroma nasi tewel ini semakin menggugah selera makan.

 Nasi Tewel alas daun jati khas Kabupaten Pati (Instagram/@makandipati)

SOLOPOS.COM - Nasi Tewel alas daun jati khas Kabupaten Pati (Instagram/@makandipati)

Solopos.com, PATI — Nasi Tewel atau oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan Sego Tewel adalah makanan jenis nasi rames khas Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang banyak dijumpai di Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo.

Mengutip dari Detik.com, Selasa  (28/9/2021), tewel merupakan istilah sayur dari serat buah nangka seperti yang ditemukan pada nasi gudeg. Lauk lainnya biasanya berupa tempe goreng dan bakwan. Keunikan dari nasi tewel ini adalah penyajiannya yang menggunakan alas daun jati sehingga membuat aroma nasi tewel ini semakin menggugah selera makan.

Salah satu penjual nasi tewel yang legendaris di Desa Tambakromo ada Mbah Rasiah. Nasi tewel yang dia jual dikenal murah meriah dengan rasa yang nikmat. Satu porsi nasi tewel dijual dengan harga Rp3.000 saja sehingga pengunjung yang datang selalu ketagihan hingga menjadi pelanggan tetap.

Baca Juga: Dihadiahi Batik Cenderawasih, Ganjar Diundang ke Pembukaan PON Papua

Salah satu penikmat nasi tewel asal Kabupaten Kudus, Aris, mengatakan bahwa nasi tewel ini patut dicoba karena selalu  membuat ketagihan. Ditambah harganya juga murah dan sangat khas serta ikonik bagi Kabupaten Pati

Salah satu cita rasanya yang nikmat ada pada kuah pefasnya yang bertabur cabai dipotong kasar sehingga bagi penikmat makanan pedas,  sudah pasti akan ketagihan dengan cita rasa yang ada pada nasi tewel. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten pati, Jadi Santosa mengungkapkan bahwa kuliner khas semacam nasi tewel ini perlu dikembangkan lebih luas dengan tanpa meninggalkan kebersahajaannya.

Hadi memaparkan bahwa makanan ini adalah khas daerah Kabupaten Pati yang memiliki cita rasa kuat daerah pesisir, yaitu asin dan pedas. Dia juga menambahkan bahwa tiap wilayah di Kabupaten Pati mempunyai cita rasa tersendiri, utamanya di Tambakromo.  Meskipun terlihat sederhana, namun makanan ini ngangeni, khususnya bagi para perantau jika pulang kampung dan makannya tidak cukup satu porsi dan karena pasti ada keinginan untuk tambah lagi.

Baca Juga: Saiful Arifin, Wabup Sekaligus Bos PSG Pati

Cara Memasak Nasi Tewel

Mengutip dari Liputan6.com, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat nasi tewel ini di antaranya  nangka muda yang kesat (200gram), santan dari dua butir kelapa (2.000 cc), labu siap potong (300 gram), daun mlinjo muda (100 gram), 3 cm lengkuas, cabai rawit sesuai selera, dua lembar daun salam, garam (2 sdm), gula merah (2 sdt).

Cara membuatnya, bumbu halus yang terdiri dari bawang merah (8 butir), bawang putih (3 siung), kemiri sangrai (3 butir), kencur (2 cm) dan terasi goreng serta ketumbar ditumis hingga harum lalu dimasukan dalam santan rebus disertai dengan lengkuas dan daun salam.

Setelah itu masukan serat nangka muda, gula merah, dan garam lalu rebus hingga matang. Masukan labu siam, cabai rawit, dan daun mlino lalu masak hingga benar-benar matang. Saat semuanya sudah matang, siapkan nasi di atas daun jati lalu siramkan kuah sayur tewel dan nikmati nasi tewel dengan tempe goreng atau bakwan goreng serta ikan asin.


Berita Terkait

Berita Terkini

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Gempa Guncang Salatiga, Diduga Dipicu Sesar Merbabu, Merapi, & Telomoyo

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.