Kapolres Kudus AKBP Saptono berjabat tangan dengan salah seorang nasabah bank di Kabupaten Kudus yang menjadi korban komplotan pembobol ATM dengan modus mengganjal pintu masuk kartu ATM dengan batang korek api di kompleks ATM SPBU Kerawang Kudus, Senin (15/7/2019). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarangpos.com, KUDUS — Nasabah BRI Kudus tidak menyadari bahwa uang yang tersimpan di rekening tabungan miliknya dicuri komplotan pembobol tabungan dengan modus operandi mengganjal mesin ATM dengan batang korek api.

"Saya baru mengetahui bahwa uang saya di rekening tabungan berkurang karena dicuri setelah diberitahu polisi," aku Setio Utomo, warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus yang menjadi korban pemboolan rekening tabungan nasabah melalui anjungan tunai mandiri (ATM) di Kudus, Jawa Tengah, Senin (15/7/2019).

Ia mengaku belum mengecek saldo di rekening tabungan, mengingat kartu ATM miliknya tidak bisa diambil saat hendak melakukan transaksi di ATM SPBU Kerawang, Senin pukul 10.00 WIB. Saat mengalami kesulitan menarik kembali kartu ATM-nya dari mesin ATM, memang ada dua orang yang menawarkan bantuan.

"Orang tersebut memang meminta memasukan kembali PIN miliknya," ujarnya.

Karena tidak menyadari bahwa keduanya merupakan komplotan pencuri, dia mengakui mencoba sekali lagi memasukkan PIN, namun kartu ATM miliknya tetap tidak bisa ditarik. Selang 30 menit kemudian, dirinya melaporkan permasalahan tersebut ke Bank BRI Jekulo.

"Hanya saja belum mengetahui apakah saldo di rekening tabungan masih utuh atau tidak," ujarnya.

Siang harinya, dia mengaku, didatangi anggota Polres Kudus dan diminta datang ke ATM SPBU Kerawang dan bertemu dengan Kapolres Kudus AKBP Saptono. Ia mengaku bersyukur jika benar-benar uangnya di rekening tabungan yang nilainya mencapai Rp50-an juta masih aman.

Kapolres Kudus AKBP Saptono memberikan penjelasan bahwa uang sebesar Rp10 juta yang berhasil ditarik dua pelaku pembobolan ATM dengan modus mengganjal mulut mesin ATM dengan batang korek sudah diminta untuk menariknya kembali.

"Uang bapak aman dan tidak ada permasalahan. Silakan membuat surat pengaduan ke Polres Kudus," ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan siapapun untuk memberitahukan PIN ATM. Apabila kartu ATM nasabah tertelan di mesin ATM, sebaiknya lapor dengan menelepon nomor telepon yang tampil di layar monitor mesin ATM atau datang langsung ke perbankan terdekat.

Polres Kudus sendiri berhasil menangkap pelaku pembobolan mesin ATM untuk menguras uang nasabah dengan modus mengganjal pintu masuk kartu ATM dengan batang korek api, Senin. Keduanya, yakni Untung Nurhasana asal Kota Jambi, Provinsi Jambi dan Andri Varianza asal Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatang.

Pelaku juga sempat mentransfer uang milik Setio Utomo sebesar Rp10 juta ke rekening tabungan milik pelaku setelah mengetahui nomor PIN korban beserta kartu ATM-nya. Untuk penyelidikan lebih lanjut, mesin ATM BRI di SPBU Kerawang, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, diberikan garis polisi.

Di SPBU Kerawang terdapat sejumlah ATM dari berbagai lembaga perbankan, sehingga aktivitas keluar masuk ATM setiap harinya selalu ramai.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten