NARKOTIKA BATANG : BNN Batang Deteksi 5 Kecamatan Rawan Peredaran Narkotika
Foto Ilustrasi pengguna narkoba. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Narkotika di Batang menurut BNN setempat rawan beredar di lima kecamatan.

Solopos.com, BATANG — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng) menyatakan berdasarkan hasil pemetaaan, lima kecamatan berkategori rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Kelima kecamatan rawan peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya (narkoba) itu, menurut Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh Budi Santosa di Batang, Selasa (11/7/2017), adalah Batang, Subah, Banyuputih, Limpung, dan Gringsing.

Ia mengatakan, BNN akan memberi perhatian khusus pada lima kecamatan itu untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Letaknya yang strategis dan berada di jalur pantura memungkinkan mudahnya terjadi transaksi narkoba. Apalagi di sana juga banyak tempat hiburan seperti kafe yang memungkinkan orang dengan mudah melakukan jual dan beli atau sebagai lokasi mengonsumsi narkoba," katanya.

Dibanding 10 kecamatan lainnya, kata dia, lima kecamatan ini menjadi wilayah yang rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Ada sejumlah pertimbangan kami mewaspadai peredaran narkoba di lima kecamatan tersebut dibanding dengan 10 wilayah kecamatan lain.

Kendati mewaspadai lima kecamatan, kami juga tetap akan memberi perhatian pada kecamatan- kecamatan lain dalam upaya mencegah peredaran narkoba," katanya. Ia mengatakan BNN menyediakan fasilitas bagi masyarakat yangmelaporkan keberadaan pecandu dan bandar narkoba.

"Caranya mudah, cukup menghubungi call center di nomor HP 085602533330. Pengadaan call center merupakan upaya BNN mendapatkan informasi sebanyak mungkin terkait keberadaan pecandu, bandar, maupun kegiatan penyalahgunaan narkoba," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom