Tutup Iklan

NARKOBA SRAGEN : Kakek-Kakek Ini Sudah 10 Tahun Nyandu, Tertangkap Saat Transaksi Sabu-Sabu

NARKOBA SRAGEN : Kakek-Kakek Ini Sudah 10 Tahun Nyandu, Tertangkap Saat Transaksi Sabu-Sabu

SOLOPOS.COM - Barang bukti sabu-sabu yang disita dari kakek-kakek pecandu narkoba di Sragen. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Seorang kakek-kakek berusia 61 tahun ditangkap aparat Polres Sragen dan mengaku sudah 10 tahun mengonsumsi narkoba.

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pria berusia 61 tahun, Setu Sasmo Sugito, ditangkap polisi saat bertransaksi narkoba di jalan raya Solo-Sragen, Dukuh Gerdu, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Kamis (12/10/2017) siang.

Kakek-kakek warga Kampung Sragen Dok RT 021/RW 007, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, itu mengaku sudah 10 tahun mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utama mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Jumat (13/10/2017) siang, mengungkapkan polisi mendapat informasi ada transaksi narkoba yang melibatkan Setu.

Anggota Satresnarkoba kemudian membuntuti Setu sampai lokasi transaksi. Melihat gerak-gerik Setu yang mencurigakan, anggota Satresnarkoba langsung membekuk pria itu.

“Kami menggeledah tersangka dan menemukan barang bukti serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dalam plastik klip seberat 1,01 gram. Tersangka langsung digelandang ke Mapolres Sragen untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Selain menyita barang bukti diduga sabu-sabu, polisi juga mengamankan satu unit ponsel merek Nokia warna hitam dan sepeda motor Honda Vario warna putih. Tim penyidik Satresnarkoba masih memeriksa Setu.

Joko mengungkapkan Setu mengaku mendapatkan barang haram itu dari G, warga Solo, yang kini masih dalam pencairan polisi. “Barang haram itu dibeli dengan harga Rp1,2 juta per gram. Barang itu dipakai sendiri. Tersangka sakau kalau tidak memakai barang terlarang itu. Katanya, badanya sakit semua. Ternyata tersangka menggunakan sabu-sabu sejak 2007 lalu, artinya sudah 10 tahun. Orangnya sudah tua tetapi terlihat masih segar dan muda,” ujar Joko.

Berita Terkait

Berita Terkini

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Swab PCR, Hasilnya?

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.