Kategori: Karanganyar

NARKOBA KARANGANYAR : Anggota TNI dan Pejabat Pemkab Karanganyar Ramai-Ramai Tes Urine


Solopos.com/Kurniawan/JIBI/Solopos

Narkoba Karanganyar, puluhan anggota Kodim Karanganyar dinyatakan negatif obat terlarang.

Solopos.com, KARANGANYAR--Sebanyak 50 anggota TNI dari Kodim 0727/Karanganyar dinyatakan negatif terhadap obat-obatan terlarang, berdasarkan tes urine yang dilakukan Rabu (23/3/2016). Tes dilakukan Korem 074/Warastratama Surakarta. Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf. Marthen Pasunda, saat ditemui wartawan, meminta jajarannya tidak mengkonsumsi Narkoba.

Sanksi tegas akan diterapkan kepada anggota TNI yang melanggar. Dia menjelaskan, sesuai kebijakan pimpinan TNI, personel TNI yang terlibat Narkoba, sanksi paling berat adalah pemecatan.

"Pembinaan terus kami lakukan kepada anggota dan keluarganya. Jangan sampai mengenal dan menyentuh Narkoba. Pendekatannya melalui program P4GN," tutur Dandim. Dia menjelaskan tes urine dilakukan sebagai pelaksanaan perintah Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Tujuannya untuk membersihkan TNI dari penyalahgunaan Narkoba.

Tes dilakukan dengan mengambil sampel urine, lalu memeriksanya. Dandim memberi contoh dengan memberikan sampel urine dan menyerahkannya kepada petugas pemeriksa.

Tapi karena keterbatasan alat, baru 50 anggota Kodim 0727/Karanganyar yang dites urine. Pemeriksaan urine akan dilanjutkan secara bertahap kepada seluruh anggota Kodim. "Rencana kami tes urine dilakukan kepada seluruh anggota. Tapi karena keterbatasan alat, baru 50 personel yang dites. Tapi kegiatan ini akan dilakukan terus ke depan," ujar dia.

Ke depan, jika ada anggota Kodim Karanganyar yang positif menggunakan Narkoba, akan diserahkan kepada Denpom IV/4 Surakarta. Tidak ada kata kompromi bagi pengguna Narkoba.

"Bila pada tes-tes yang akan datang ada anggota saya yang positif pakai Narkoba, langsung kami tindakan tegas. Yang bersangkutan kami serahkan langsung kepada Denpom," kata dia.

Hasil pemeriksaan urine diketahui pukul 12.00 WIB. Dari 50 sampel urine, tidak ada satu pun yang dinyatakan positif mengandung Narkoba. "Bersyukur, tak ada yang positif Narkoba," imbuh Dandim.

Tes urin juga dilakukan terhadap sekitar 180 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Karanganyar. Tes yang dilakukan di Kantor DPU Karanganyar itu dilakukan secara mendadak.

Awalnya, para pejabat diundang untuk menghadiri agenda pembinaan pegawai oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Saat para pejabat sudah hadir, Bupati memerintahkan dilakukan tes urine.

Para pejabat tidak bisa menghindar lantaran langsung diminta antre pengambilan sampel urine. Bupati Juliyatmono, dan Wabup Karanganyar, Rohadi Widodo, juga dites urine.  Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Karanganyar, Nunung Susanto, saat ditemui Solopos.com seusai tes, mendukung dilakukannya tes urine kepada para PNS, untuk memerangi Narkoba.

"Tes urine secara mendadak kepada para PNS ini bagus sekali. Setidaknya untuk mempersempit ruang gerak peredaran Narkoba. Jangan sampai PNS terjerat godaan Narkoba," tutur dia.

Penuturan senada disampaikan Kabid Pembinaan dan Pengawasan BKD Karanganyar, Wiyono. Menurut dia ada PNS berinisial I di salah satu kecamatan yang terjerat Narkoba. Yang bersangkutan menjalani rehabilitasi Narkoba sekitar setahun terakhir. "Tes urine ini penting sekali untuk mempersempit ruang gerak peredaran Narkoba di Karanganyar," kata dia.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Mufid Aryono