Narasi Bambang Widjojanto Disebut Berbahaya!

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA – Belum lagi sidang gugatan hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi berlangsung, pro-kontra di luar persidangan sudah mulai bergulir.

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Maruarar Siahaan menilai pernyataan Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto yang meragukan independensi dan integritas MK berbahaya.

“Ini berbahaya sekali. Dia [Bambang Widjojanto] mau membangun opini apabila MK nanti menolak gugatan kubu 02 maka lembaga ini korup dan bagian dari pemilu curang,” kata Maruarar di Jakarta, Sabtu (25/5/2019) sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara.

Menurut Maruarar, apabila pernyataan Bambang Widjojanto sekadar mengingatkan agar MK menjaga independensi, integritas, dan martabatnya, hal itu tidak masalah. Akan tetapi, pernyataan Bambang bahwa dia berharap MK bukan menjadi bagian dari rezim yang korup adalah sebuah “framing” opini yang sangat berbahaya.

Rektor UKI ini mengatakan “framing” opini sejenis juga terus-menerus digaungkan kubu 02 sebelum pencoblosan 17 April, yakni “hanya kecurangan yang bisa mengalahkan Prabowo-Sandi”.

“Berbahaya sekali ini. Saya protes itu. Janganlah dibangun opini demikian,” kata profesor hukum yang menjadi hakim MK periode 2003-2008 itu.

Maruarar meminta Bambang Widjojanto tidak lagi membuat pernyataan yang justru bisa membuat akar rumput tidak kondusif hanya karena dia saat ini berkepentingan sebagai bagian dari kubu 02.

“Pernyataan itu justru memanas-manasi akar rumput. Situasi begini berbahaya sekali,” ujar Maruarar.

Maruarar meminta Bambang Widjojanto dan semua pihak untuk menghormati MK. Terlepas dari kasus hukum yang pernah menjerat beberapa hakimnya, Maruarar meyakini MK saat ini sama sekali tidak bisa diintervensi, termasuk oleh pemerintah.

“Jangan mengecilkan MK. Lembaga ini memiliki independensi dan integritas yang tinggi,” tegas Maruarar.

Sebelumnya diberitakan, Bambang Widjojanto berharap gugatan kubu 02 diproses MK kendati hanya membawa 51 bukti.

“Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting, di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasaan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup,” kata Bambang di Gedung MK, Jakarta pada Jumat (24/5) malam.


Berita Terkait

Berita Terkini

Picu Kerumunan, Padang Rumput Tegalharjo Wonogiri Ditutup

Padang rumput luas di wilayah Desa Tegalharjo ini ramai dikunjungi warga setelah viral di media sosial Instagram.

Polisi Memaksa Periksa HP di Jalan, Kompolnas: Tolak!

Kewenangan polisi dalam memeriksa identitas dan ranah privasi seseorang harus dilakukan sesuai prosedur.

Miris! Pemuda Ini Meninggal Gegara Duburnya Dipompa Teman yang Jail

Nasib malang menimpa seorang pemuda yang dijaiil temannya dengan memompa kompresor ke duburnya.

Disebut Sombong, Peraih Medali PON Papua Ingin Tinggalkan Kota Madiun

Susi Dewi Wulandari, atlet Kota Madiun yang tampil di PON XX Papua berencana pindah kependudukan dari Kota Madiun.

Besok, Sekolah-Sekolah di Sleman yang Gelar PTM akan Di-Swab

Disdik Sleman akan menggelar sampling tes swab bagi siswa dan guru di sekolah yang menggelar PTM. Tes swab ini akan digelar di tiga kapanewon (kecamatan).

Bupati Kuansing Tiba di Gedung KPK, Diperiksa Sebagai Tersangka

Suap terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit

Semarang Level 1, Ini Pesan Wali Kota Hendi ke Warga

Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi salah satu daerah yang masuk level 1 dalam perpanjangan PPKM Jawa Bali.

Hujan Abu Tipis di Selo Boyolali, Aktivitas Warga Tetap Normal

Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Selasa malam pukul 19.41 dan 19.48 WIB.

11 Siswanya Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Kepala SMPN 8 Solo

Klaster penularan Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM di Solo meluas ke jenjang SMP, yakni SMPN 8 dan SMPN 4 dengan total 12 siswa positif.

Polisi Usut Video Mesum Pemain Game Online

Wanita dalam video itu disebut merupakan salah satu gamers atau pemain game online dengan nama samaran Lele.

Ditangkap! Pengasuh Ponpes di Mojokerto yang Cabuli Santriwati

Polres Mojokerto menangkap seorang pengasuh ponpes yang dilaporkan mencabuli santriwatinya beberapa kali.

Skandal Aborsi Aktor Kim Seon Ho dan Kisah Babybox di Korea Selatan

Penggemar drama Korea Selatan sedang dihebohkan dengan skandal aktor Kim Seon Ho yang mendorong kekasihnya untuk aborsi.

Covid-19 Melandai, Penumpang KRL Jogja-Solo Capai 5.488 Orang Per Hari

Jumlah penumpang KRL Jogja-Solo mengalami peningkatan signifikan imbas dari penurunan kasus harian Covid-19 di Kota Jogja dan Solo.

Melihat Produksi Ikan Asap di Sidoarjo Jatim, Terapkan Zero Waste

Memanfaatkan sisa sampah perut ikan untuk pakan lele

Lorong Misterius di Bawah Kodim Banyuwangi, Semisterius Apa?

Kodim 0825 Banyuwangi dulunya adalah kediaman warga Belanda, lorong bawah tanah diduga tempat persembunyian,