Kategori: Solo

Nantikan 7 Juli, Solopos Digital Award Beri Penghargaan untuk Pemkab/Pemkot Terpopuler


Solopos.com/Farida Trisnaningtyas

Solopos.com, SOLO -- Selain menggelar Solo Best Brand and Innovation (SBBI) Award, Solopos Group juga menyelenggarakan Solopos Digital Award atau SDA 2021.

Sama seperti SBBI 2021, SDA juga yang bakal diumumkan pada Rabu (7/7/2021). SDA adalah penghargaan yang mengukur performa digital objek ukur, dalam hal ini Solopos memilih kalangan pemerintahan atau government.

Direktur Bisnis dan Konten Solopos, Suwarmin, mengatakan SDA menggunakan alat ukur media sosial seperti Facebook, Instagram, Youtube, dan beberapa aplikasi lain.

Baca juga: Gibran Imbau Masyarakat Belanja Online, Ini Alasannya

Dengan demikian, hasil SDA 2021 murni menggambarkan performa dari objek ukur menurut platform yang digunakan. Misalnya, bagaimana performa Mr. X di platform media sosial Instagram dan seterusnya.

“Pada [SDA] edisi pertama ini kami berikan khusus untuk pelaku pemerintahan. Ke depan kami akan berusaha hadir juga untuk tema-tema lain seiring dengan perkembangan tren digital di segala lini,” ujar dia kepada Solopos.com, Selasa (11/5/2021).

Suwarmin menjelaskan SDA 2021 difokuskan pada kategori pemerintahan. Menurutnya, peran pemerintahan ini diakui atau tidak, sangat penting untuk mengakselerasi pembangunan dan pengembangan masyarakat.

Baca juga: Setop! Wisatawan Luar Daerah Dilarang Masuk Karanganyar

Pendekatan Digital

Selain itu, pemerintahan punya mesin birokrasi dan sumber daya. “Kalau itu bisa dipercepat dengan pendekatan digital, rasanya akan sangat luar biasa,” tegas dia.

Suwarmin menambahkan SDA 2021 untuk pemerintahan ini diharapkan memotivasi para pemimpin pemerintahan untuk memanfaatkan akses digital untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, tema SDA untuk pemerintahan ini adalah Makin Cepat Makin Dekat. Artinya dengan digitalisasi, pelayanan kepada masyarakat diharapkan makin cepat. Dampaknya hubungan antara pengelola pemerintahan sebagai pelayan masyarakat dengan masyarakatnya akan semakin dekat.

Baca juga: Pemudik Nekat Palsukan Surat Demi SIKM Keluar Jakarta

“Seperti SBBI yang sudah memasuki tahun ke-22, SDA 2021 kami harapkan bisa berjalan secara rutin. Kami akan melihat tren yang ada untuk menyesuaikan dengan situasi di masyarakat,” imbuh dia.

Menurutnya, SDA bukan bagian SBBI, namun digelar dan diumumkan bersamaan dengan SBBI.

Hal ini lantaran alat ukurnya berbeda. SBBI berbasis pada riset pasar, sementara SDA 2021 bertolok ukur pada riset digital.

Share
Dipublikasikan oleh
Tika Sekar Arum