Nandar akan dievaluasi

MALANG: Setelah dipastikan gagal ke Super Liga musim depan, manajemen Persiba Bantul segera mengevaluasi kinerja pelatih asal Bandung, Nandar Iskandar. Skuad Persiba 2008-2009 juga akan langsung dibubarkan setelah pertandingan menghadapi Persikabo pada laga terakhir Grup L 8 Besar, Sabtu (23/5).

“Tim ini akan kami bubarkan langsung setelah pertandingan tersebut. Sebenarnya kami telah merencanakan pembubaran tersebut jauh-jauh hari. Namun, karena Persiba lolos ke delapan besar, keinginan untuk pembubaran tersebut baru bisa direalisasikan,” tutur Manajer Persiba, Sumiharto. Selain melakukan pembubaran tim, manajemen ujar dia, juga akan melakukan evaluasi mengenai kelangsungan pelatih Nandar Iskandar dan pemain.

Sejauh ini, manajemen Persiba masih terus melakukan mengamati peran pelatih asal Bandung tersebut dalam memajukan tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini. Pasalnya, target awal yang dipasang Persiba adalah bertahan di Divisi Utama, namun seiring dengan prestasi yang dihasilkan oleh tim, telah membuat Persiba yakin untuk menapak di Super Liga musim mendatang.

“Kami masih mempertimbangkan hal tersebut. Apakah musim besok kami akan tetap menggunakan pak Nandar atau tidak, bakal ada evaluasi menyeluruh,” tukas dia. Peluang Laskar Sultan Agung menem bus Super Liga sendiri pupus setelah menelan kekalahan keduanya di Grup L Kompetisi Divisi Utama. Setelah dikalahkan Persema 0-1 di laga pembuka, Kahudi Wahyu cs dipaksa mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-3.

Hasil ini tidak hanya menutup peluang Persiba, tim asuhan Nandar Iskandar ini juga harus menghuni dasar klasemen Grup L tanpa sekalipun memperoleh poin dengan hanya sekali membobol gawang lawan dan empat kali kebobolan. Persiba masih memiliki satu pertandingan lagi, melawan Persikabo Kabupaten Bogor yang akan digelar Sabtu (23/5).

Tapi apapun hasil pertandingan ini, Persiba telah dipastikan gagal. Sedangkan Persikabo masih memiliki peluang lolos ke semifinal dengan syarat wajib memenangi laga ini dan berharap PSPS kalah dari Persema. “Peluang kami jelas telah habis, karena tinggal satu kali pertandingan. Kalaupun menang, kami hanya akan mendapatkan poin 3, sedangkan PSPS Pekanbaru sudah memiliki poin 4 dan Persema Malang sudah mengantongi 6 poin,” kata Sajuri Said, asisten pelatih Persiba, kepada Harian Jogja, kemarin.

Diungkapkannya, meski tidak akan berpengaruh bagi Persiba, para pemain tetap diminta tampil maksimal dalam pertandingan tersebut. “Kami tetap akan bermain maksimal. Kami minta pemain untuk melupakan kekalahan dalam dua laga terakhir, karena Persikabo juga merupakan lawan yang cukup tangguh,” terang dia.

Oleh Jumali
HARIAN JOGJA

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom