Nama Tercatut di Sipol, Guru PPPK dan Honorer Ikut Klarifikasi di KPU Boyolali

Sebanyak 14 orang yang hadir pada acara klarifikasi kedua dari berbagai kelompok masyarakat, ada kelompok guru honorer, satu guru PPPK, dan karyawan swasta.

Kamis, 29 September 2022 - 08:40 WIB Editor: Nimatul Faizah | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Boyolali, Siti Ulfah, saat berada di kantornya, Rabu (28/9/2022). Ia menjelaskan pada klarifikasi tahap kedua ada 14 orang warga yang merasa tidak menjadi anggota Parpol tapi tercantum di Sipol, di antaranya guru honorer dan PPPK. (Solopos/Ni’matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI–Beberapa guru honorer dan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti klarifikasi kedua yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali, Senin (26/9/2022).

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Boyolali, Siti Ulfah, mengatakan pada Senin tersebut ada 14 orang yang hadir pada acara klarifikasi kedua. Ia menjelaskan mereka merasa tidak menjadi anggota partai politik (parpol) akan tetapi tercatut di Sipol.

“Yang menyampaikan tanggapan pada klarifikasi kemarin dari berbagai kelompok masyarakat, ada kelompok guru honorer, satu guru PPPK, dan karyawan swasta,” jelasnya saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (28/9/2022).

Ia mengatakan sebelumnya, KPU Boyolali telah melaksanakan klarifikasi tahap pertama dan yang hadir ada 15 orang.

Lebih lanjut, Ulfah dari hasil klarifikasi tersebut akan disampaikan ke KPU RI untuk ditindaklanjuti.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang tercatut di Sipol untuk segera melapor langsung ke kantor KPU Boyolali atau langsung ke laman https://helpdesk.kpu.go.id/tanggapan.

“Untuk tahapan klarifikasi akan dilakukan dengan empat termin. Termin pertama pada 1 Agustus – 14 September, itu telah dilakukan klarifikasi pada 9 September. Kemudian termin kedua 15 September – 12 Oktober, dilaksanakan klarifikasi pada 26 September,” jelasnya.

Kemudian, untuk termin ketiga dilaksanakan pada 15 Oktober – 9 November. Dan termin terakhir pada 10 November – 7 Desember. Ia mempersilakan masyarakat untuk dapat melaporkan hingga 7 Desember 2022.

Sementara itu, Anggota Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Boyolali, Rubiyanto, pelaporan pada termin kedua ini ada delapan orang yang melapor lewat Bawaslu.

“Background-nya rata-rata pekerja swasta dan masyarakat. Untuk yang pertama kemarin ada tujuh orang yang mengadu,” terangnya.

Ia mengimbau warga untuk aktif mengecek nama mereka di laman https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik. Bagi warga yang merasa tidak menjadi anggota partai politik (parpol) untuk melapor secara langsung baik ke kantor Bawaslu Boyolali atau KPU Boyolali.

Bawaslu Boyolali, terang dia, juga membuka link aduan di https://bit.ly/poskopengaduanbawaslubyl bagi warga yang ingin melapor.

“Dari data yang masuk ke Bawaslu Boyolali tentunya akan kami sampaikan ke KPU Boyolali untuk ditindaklanjuti, jadi tindakan klarifikasi terhadap masyarakat yang merasa namanya tercantum di partai politik tapi sebenarnya bukan anggota parpol,” kata dia.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya STB Mahal dan Langka, Politikus Golkar Henry Indraguna Menduga Ada Penimbunan 1 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Mobil Damkar & Derek Disiagakan di Jl. Solo-Jogja saat Pernikahan Kaesang-Erina 29 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Persiapan Seleksi, Pesantren Mahasiswa UMS Siapkan 180 Kuota Santri Baru 50 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Hilang Hampir Sebulan, Warga Jatisrono Wonogiri Ditemukan Meninggal di Hutan 50 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Nikahan Kaesang-Erina, 32 Pesawat Carter Mendarat di Bandara Adi Soemarmo 50 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Boyolali Segera Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok, Sanksi Tegas Bagi Pelanggar 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Satpol PP Klaten Copoti Banner Dukungan Pencapresan Ganjar Pranowo 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Batal Angkut Tamu Nikahan Kaesang di Solo, Tukang Becak Merasa Dianaktirikan 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Kreatif! Siswa SDN 5 Juwangi Boyolali Bikin Gaun "Mewah" dari Barang Bekas 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tak Bayar Upah Sesuai UMK 2023, Pengusaha di Sragen Bisa Dipidana 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Selamat! Kiai Haji Hartoyo Jadi Ketua MUI Klaten Periode 2022-2027 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Berkah Nikahan Kaesang bagi Wulan, Dapat Order Karangan Bunga Sejumlah Kedubes 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Hindari Mangkunegaran Solo saat Nikahan Kaesang-Erina, Ini Jalur Pengalihannya 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Pilkades Sukoharjo Selesai Tanpa Kericuhan, Pelantikan Dijadwalkan 21 Desember 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Kakung Sableng Klaten Ternyata Kepanjangan dari Kafe Ingkung Sambel Blenger 2 jam yang lalu