Naik Rp133.132, Ini Nilai Usulan UMK Klaten 2018

Naik Rp133.132, Ini Nilai Usulan UMK Klaten 2018

SOLOPOS.COM - Ilustrasi upah buruh. (JIBI/Harian Jogja/Dok)

UMK Klaten 2018 diusulkan naik senilai Rp133.132 dibanding tahun ini.

Solopos.com, KLATEN — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klaten 2018 diusulkan naik senilai Rp133.132 menjadi Rp1.661.632. Usulan nilai UMK itu berdasarkan hasil rapat Dewan Pengupahan Klaten.

Rapat Dewan Pengupahan diikuti perwakilan Dinas Perindustrian Tenaga Kerja (Disperinaker), Apindo, SPSI, BPS, dan akademisi, Rabu (25/10/2017). Dasar pengusulan yakni surat gubernur soal penentuan usulan UMK menggunakan formula yang diatur PP No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Penghitungan upah minimum adalah upah minimum tahun berjalan ditambah hasil perkalian antara upah minimum tahun berjalan dengan penjumlahan tingkat inflasi nasional tahun berjalan dan pertumbuhan ekonomi.

Nilai inflasi nasional pada 2017 ditetapkan 3,72 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 4,99 persen. UMK Klaten 2017 senilai Rp1.528.500.

“Rapat dewan pengupahan berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan nilai UMK yang diusulkan senilai Rp1.661.632 [naik Rp133.132],” kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disperinaker Klaten, Rinto Patmono, Kamis (26/10/2017).

Hasil rapat Dewan Pengupahan itu segera diajukan ke Plt. Bupati untuk direkomendasikan sebagai pengusulan nilai UMK Klaten 2018 ke Gubernur Jateng. “Kami lakukan secepatnya. Batas akhir pengusulan ke Gubernur pada Jumat [27/10/2017],” katanya.

Ketua SPSI Klaten, Sukadi, mengatakan sudah menandatangani surat pengusulan nilai UMK. Ia menuturkan semestinya nilai UMK yang diusulkan Rp1.661.633. “Ada pembulatan dari hasil perhitungan sehingga nilai UMK yang diusulkan Rp1.661.633. Kemarin persoalan ini juga sempat menjadi perdebatan,” urai dia.

Terkait penentuan UMK, Sukadi menuturkan sepakat penghitungan menggunakan formula yang diatur dalam PP No. 78/2015. Namun, ada sejumlah tuntutan yang disampaikan serikat pekerja se-Jateng soal UMK.

Sejumlah poin tuntutan itu yakni penerapan upah sektoral, struktur skala upah, serta dibentuk ada tim pemantau atau pengawasan upah sesuai PP. “Kami menerima namun ada enam poin yang kami minta juga bisa diterapkan. Itu sudah diusulkan melalui serikat pekerja seluruh Jawa Tengah pada 9 September 2016,” ungkap dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kabar Duka, Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo Tutup Usia

Mantan Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo tutup usia ada Sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 17.51 WIB di Rumah Sakit Bethesda.

Dapat Keluhan PPKM Diperpanjang dari Pedagang, Begini Jawaban Satpol PP Wonogiri

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri menerima beberapa keluhan dari sejumlah pedagang terkait perpanjangan PPKM.

Telan Anggaran Rp18,3 Miliar, Gedung MPP Sukoharjo Mulai Dibangun

Gedung Mal Pelayanan Publik atau MPP Sukoharjo mulai dibangun oleh pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp18,3 miliar.

KAI Hadirkan Corak Lokomotif Khusus Meriahkan HUT ke-76 RI, Ini Tampilannya

PT KAI memeriahkan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia dengan memasang livery khusus pada lokomotif dan kereta serta ornamen lainnya.

Innalillahi, Anggota Satpol PP Wonogiri Meninggal karena Covid-19

Kabar duka datang dari Satpol PP Wonogiri. Salah satu anggota Satpol PP Wonogiri, Jaka Prihanta, meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Sabtu (31/7/2021).

Anthony Ginting Gagal Melaju Final

Anthony Ginting gagal melaju ke final Olimpiade Tokyo 2020

Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.